DITANGKAP Tiga Pelajar Tawuran yang Bacok Korbannya di Salaman

BNews–MUNGKID-– TIga pelajar ditetapkan menjadi tersangka kasus pembacokan saat tawuran di Salaman beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan Waka Polres Magelang Kompol Eko Mardiyanto saat ungkap kasus pagi ini (23/1/2020).

“Tiga pelajar asal SMK swasta di Kota Magelang kita tetapkan tersangka,” katanya kepada awak media.

Tiga pelajar yang sudah dewasa ini yakni BN, 19, asal Kajoran, AD, 19, warga Jurangombo, dan PR, 19 warga Kaliangkik. “Ketiga pelajar ini masih satu sekolah di Kota Magelang. Mereka merupakan pelaku pembacokan menggunakan clurit kepada korban atas nama Bagus Setyo Akilo warga Kembanglimus Borobudur,” imbuhnya.

“Ketiga pelaku ini mengaku menyabetkan cluritnya ke bagian punggung dan paha korban masing-masing satu kali. Sehingga korban mendapat jahitan cukup banyak,” terangnya.

Dijelaskannya, untuk kronologi kejadian yakni pada tanggal 15 Januari 2020 kemarin terjadi tawuran pelajar di jalan Salaman – Purworejo, sebelah barat SPBU Salaman, Dsusn Sledegan Sriwedari Salaman. “Kejadian diketahui pukul 17.30 wib terjadi tawuran pelajar yang masing-masing berjumlah 50 pelajar antara dua SMK swastad di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang. Dalam tawuran tersebut ada satu pelajar mengalami luka bacok dibagian punggung dan paha, dan tetinggal di lokasi,” paparnya.

“Saat itu petugas menerima laporan warga langsung bergerak ke lokasi dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Salaman dan dirujuk ke RSU Tidar Magelang,” terangnya.

Loading...

Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Salaman melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil mengamankan tiga pelajar di kemudian hari. “Pada hari Sabtu tanggal 18 Januari 2020, pukul 15.00 Wib, petugas amankan dua pelaku di rumahnya di Kajoran dan Kaliangkrik,” ungkapnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Sementara pada hari Minggu tanggal 19 Januari 2020, pukul 16.00 wib Unit petugas mengamankan satu pelajar di rumahnya juga wilayah Jurangombo Kota Magelang,” ujarnya.

Kompol Eko Mardiyanto juga menyampaikan, saat pengamanan para pelaku ini juga dilakukan intrograsi singkat. “Hasilnya pelaku mengakui bahwa telah melakukan perbuatan tersebut. Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke unit reskrim Polsek Salamandan sekarang di serahkan ke Polres Magelang,” bebernya.

Polisi mengamankan tiga buah celurit beserta pakain yang dikenakan pelaku saat tawuran. “Para pelaku ini meskipun masih pelajar namun sudah dewasa. Maka pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP / Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman Penjara paling lama 5 tahun 6 bulan,” tandasnya.

Sementara dari pengakuan salah satu pelaku, BN mengatakan bahwa tawuran itu sering terjadi karena memang sudah bermusuhan sejak lama. Dan senjata yang digunakan dibawa dari rumah.

“Sudah musuh sejak lama. Dan kemarin saya cuman diajak teman lainnya, dan saya membawa senjata dari rumah,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: