Pelaku Pembunuhan Mayat Wanita Di Sungai Balong Magelang Tertangkap, Ternyata Kekasih Gelap

BNews–MAGELANG-– Akhirnya Polres Magelang berhasil mengungkap kasus penemuan mayat di Sungai Balong Tegalrejo Kabupaten Magelang. Korban ternyata dibunuh oleh seorang pria dengan sangat keji.

Kapolres Magelang AKBP M. Sajarod Zakun mengatakan berhasil mengungkap kasus setelah ada laporan warga. Yakni terkait penemuan mayat di Sungai Balong Tegalrejo pada 27 Februari 2021 lalu.

“Jadi korban berinisial RY, 48, warga Tambun Selatan Kabupaten Bekasi ditemukan meninggal dunia di sungai Balong pada 27 Februari 2022. Petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” katanya saat pers rils pagi ini (9/3/2022).

Ia menyebutkan bahwa pelaku pembunuhan sudah ditangkap oleh petugas. “Benar, pelaku sudah diamankan di Jakarta. Ia adalah MB, 41, warga Tegalrejo Kabupaten Magelang,” imbuhnya.

Untuk kronologi kejadian, kata Kapolres sebelumnya pelaku dan korban ini menjalin hubungan asmara kurang lebih satu tahun.Korban ini seorang janda, sementara pelaku sudah memiliki istri dan dua orang anak.

“Jadi pada 23 Februari 2022, pelaku ini mengajak korban pergi ke Magelang untuk berlibur dengan mengendarai sepeda motor milik korban. Selang satu hari mereka tiba di Magelang dan langsung ke Candi Borobudur, kemudian keduanya menginap di Hotel di Secang,” paparnya.

Kemudian pada hari Jumat, lanjutnya tersangka mengajak korban ke sungai Balong untuk mandi. Namun korban tidak mandi hanya cuci muka karena dingin.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS

“Saat disitu sebenarnya tersangka sudah niat membunuh korban namun batal karena korban tidak jadi mandi. Setelah itu keduapergi ke Taman Kyai Langgeng,” ujarnya.

Kemudian, kata Kapolres bahwa tersangka kembali mengajak korban mandi di Sungai tadi untuk mandi. Saat itu, tersangka merencanakan pembunuhan kepada korban di Sungai tersebut.

“Sesampainya di Sungai, korban mandi sambil membuka pakaian dan perhiasan yg dipakai. Saat korban lengah, tersangka memukul korban dengan batu dari belakang sebanyak dua kali. Setelah korban tidak sadar, tersangka mendorong korban ke sungai agar jenazahnya hanyut dan membuang pakaian korban ke sungai,” paparnya.

Kapolres juga mengungkapkan, bahwa setelah kejadian itu tersangka pergi sambil mengambil perhiasan dan motor korban. Lalu tersangka mampir ke Pasar Parakan untuk membuat plat nomor palsu untuk ditempel di motor korban.

“Tersangka ini lalu pergi ke Banjarnegara untuk menitipkan motor korban ke temannya dan menjemput pacarnya yang lain lagi pada Jumat itu. Kemudian tersangka dan pacarnya berangkat ke Jakarta dengan Bus. Tersangka kembali ke tempat tinggal di lokasi proyek di daerah Cilandak Jakarta Selatan,” ungkapnya.

Jadi untuk kejadian pembunuhan pada Jumat 25 Februari 2021 sekitar pukul 12.00 wib. Korban dipukul dengan batu di bagian kepala dan korban didorong ke sungai Bolong.

“Untuk TKP pembunuhan dan penemuan mayat kurang lebih berjarak 1 km. Korban sempat hanyut kebawa arus sungai Balong,” ujarnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Alfan menambahkan bahwa pelaku diamankan sekitar satu minggu lalu di Jakarta. “Jadi setelah melakukan penyelidikan pelaku diamankan di tempat tinggalnya di Jakarta. Kemudian dibawa ke Mako Polres Magelang,” tambahnya.

Atas perbuatannya, lanjut Alfan bahwa pelaku ini dijerat asal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP atau Pasal 365 ayat 3 KUHP. Yakni pembunuhan dengan rencana atau Pembunuhan atau Pencurian dengan Kekerasan Yang Mengakibatkan Meninggal Dunia.

“Ancaman Hukuman Mati atau Seumur Hidup atau Penjara Selama-lamanya 20 tahun,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!