Dosen Untidar yang Posting Ujaran Kebencian Minta Maaf

BNews—MAGELANG—Pascasidang tingkat Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Untidar Magelang pagi tadi, Senin (14/10), oknum dosen Hendrarto langsung bersikap. Melalui akun facebook bernama Hendrarto, dosen tetap jurusan Administrasi Negara itu meminta permohonan maaf kepada Menkopolhukan Wiranto dan masyarakat luas.

Permohonan maaf tersebut tidak lepas dari beberapa status yang di tulis dirinya pada tanggal 12 Oktober 2019 tentang kasus penusukan Wiranto. Dalam status terbaru yang ia posting, ia menyampaikan tiga poin pernyataan.

Advertisements


”Saya dengan penuh ketulusan mengaku bersalah atas postingan tersebut, dan memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak terutama Bp Wiranto yang dirugikan dan tersakiti atas postingan saya tersebut,” tulis dosen tetap Untidar Magelang itu, Senin (14/10).


”Saya sangat menyesali apa yang telah saya lakukan setelah tulisan tersebut viral,” sambung Hendrarto.

Dalam postingan berikutnya, dirinya mengaku sangat menyesal. Bahkan ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa dengan memposting status yang mengandung ujaran kebencian dan hoaks. Permohonan tersebut diakuinya dilakukan atas dasar kesadaran diri tanpa paksaan pihak manapun.

”Atas pengakuan salah dan permohonan maaf serta penyesalan ini, maka saya berjanji tidak akan memposting hal-hal yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan dan menyakiti pihak lain, serta akan menggunakan media sosial secara bijaksana dan mempunyai nilai edukasi,” tulis Hendrarto.

”Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan tidak ada paksaan dari pihak manapun. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih. Magelang, 14 Oktober 2019” pungkasnya. Permohonan maaf itu tertanda pembuat pernyataan Hendrarto. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: