Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Duh .. Semarang Lagi, Seorang Mahasiswi Diduga Bunuh Diri di Dalam Kamar Kos

Duh .. Semarang Lagi, Seorang Mahasiswi Diduga Bunuh Diri di Dalam Kamar Kos

  • calendar_month Jum, 13 Okt 2023

BNews-JATENG– Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, yang berinisial EN, ditemukan meninggal dunia di dalam indekosnya. Lokasinya di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu (11/10/2023) malam.

EN, yang berusia 24 tahun, ternyata berasal dari Kalimantan Tengah (Kalteng) dan sedang kuliah serta bekerja di Kota Semarang.

Kuncoro, teman kerja EN, mengungkapkan hal tersebut di lokasi kejadian pada Rabu (11/10/2023) malam. Ia menyebutkan bahwa korban bekerja di sebuah burjo di Jalan Mulawarman Nomor 3 Tembalang.

“Alfa, pacar korban, pertama kali sampai di sini [indekos korban], dan saya diminta untuk segera datang ke sini,” kata Kuncoro.

Kuncoro menjelaskan bahwa EN telah bekerja di tempat tersebut selama sekitar delapan bulan, di bagian manajemen.

“Pernah ada cerita tentang masalah pekerjaan, tetapi sejauh ini tidak ada masalah besar,” ungkapnya.

Terkait penemuan jenazah, Kuncoro menceritakan bahwa ketika sampai di indekos korban, pintu kamarnya terkunci dari dalam. Kemudian, pintu kamar tersebut dibuka dengan menggunakan kunci cadangan setelah pemilik indekos dipanggil.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Ketika dibuka, korban sudah meninggal. Ada selembar kertas perpisahan,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Tembalang, Iptu Muhklisin, mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian mahasiswi Udinus tersebut; apakah karena bunuh diri atau sebab lain. Namun, ia memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban.

“Belum ada ditemukan obat-obatan saat ini,” ujar Kanit Reskrim singkat.

Tim Inafis Polres Semarang telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, korban sudah dibawa ke rumah sakit Kariadi Semarang.

Sebelumnya dilaporkan bahwa pacar korban curiga ketika mengunjungi indekosnya sekitar pukul 21.30 WIB. Ketika kamar korban diketuk, tidak ada respons.

“Pacar korban memberitahu pemilik indekos agar membuka pintunya dengan kunci cadangan. Saat ditemukan; korban sudah meninggal dalam posisi terlentang,” ucap Ketua RT 004/RW 005, Hari Ratmo. (*/solopos)

About The Author

  • Penulis: BNews 5

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less