Geliatkan Pelaku Usaha, Pemkot Magelang Galakkan Belanja Parsel dari Produk UMKM

BNews—MAGELANG— Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus mendorong kebangkitan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan menggalakkan Gerakan Belanja Produk UMKM.

Khusus menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H ini, Pemkot Magelang mengimbau OPD dan BUMN/BUMD untuk membeli parcel lebaran produk UMKM Kota Magelang. Imbauan tersebut disampaikan Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz melalui surat.

Surat tertanggal 26 April 2021, nomor 510/243/250 yang ditujukan kepada kepala OPD dan Direktur BUMN/BUMD di wilayah Kota Magelang itu, berisi permintaan untuk membeli parcel lebaran produk UMKM Kota Magelang.

“Tujuannya dalam rangka mendorong percepatan kebangkitan pelaku UMKM Kota Magelang di tengah pandemi Covid-19. Melalui surat ini, kami harap partisipasi OPD dan BUMN/BUMD untuk membeli parcel lebaran produk UMKM Kota Magelang,” ujar Aziz, Jumat (30/4/2021).

Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono menjelaskan, dalam surat tercantum dua jenis paket parcel yang bisa dipesan. Paket parcel pertama untuk BUMN/BUMD dengan tiga jenis paket seharga masing-masing Rp 500.000, Rp 400.000, dan Rp 300.000. Paket kedua untuk OPD dengan tiga jenis paket, masing-masing Rp 350.000, Rp 300.000, dan Rp 250.000.

“UMKM menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Maka, perlu sekali kita berupaya untuk membangkitkannya lagi di tengah pandemi ini. Dengan adanya program ini, kami harap geliat UMKM kembali bergairah, sehingga berdampak pula pada yang lain, seperti menekan pengangguran,” katanya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Catur Budi Fajar Sumarmo menambahkan, surat tersebut memang disebarkan guna mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia dengan tagline Nglarisi Produk UMKM Kota Magelang.

“Sasarannya tidak hanya OPD dan BUMN/BUMD, tapi juga instansi vertikal, Camat, dan Lurah. Selain nglarisi, juga kita kenalkan produk UMKM agar tidak kalah dari produk pabrik besar. Produk UMKM tak kalah enak, bahkan lebih bervariasi,” jelasnya.

Dia memaparkan, gerakan ini didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang langsung mengontak bank-bank di Magelang untuk turut mendukung gerakan ini. Hasilnya pun cukup menggembirakan dengan pemesanan yang langsung meningkat.

“Sampai saat ini total pemesanan sudah ada 69 pemesanan. Kami bantu marketing program ini, sehingga UMKM kita bangkit di tengah pandemi ini,” tuturnya.

Catur mengaku, ke depan pihaknya ingin membuat “Rumah Kemasan”. Rumah ini bertujuan membantu pelaku UMKM dalam upaya membranding, pengemasan, dan marketing. Termasuk keinginan memiliki showroom UMKM yang memadai untuk transit para wisatawan.

“Ini mimpi kami ke depan, sehingga produk UMKM kita makin dikenal dan berkualitas,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: