Gus Mus Hadir Dalam Pembukaan Pameran Di Museum OHD Magelang, Ini Pesannya

BNews–MAGELANG– Seorang Budayawan nasional, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) hadir dalam pembukaan pameran di Museum OHD Kota Magelang (23/10/2021). Ia mengemukankan bahwa seniman harus tetap produktif berkarya di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut,  menurutnya waktu, ilmu, dan kemampuan menjadi berkah bagi diri dan orang lain. “Saya mendoakan semua kita berkah, dalam pengertian kita mempunyai apa pun bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain,” katanya.

Pemeran tersebut adalah seni rupa bertajuk Potret karya budayawan, penyair, dan pelukis Goenawan Mohamad. Dimana pameran akan berlangsung mulai 24 Oktober 2021 hingga 28 Februari 2022 di museum milik kolektor lukisan dan seni rupa dokter Oei Hong Djien itu dengan kurator Wahyudin.

Pameran mengusung 38 lukisan di kanvas pelbagai ukuran buatan 2018-2021, satu objek instalasi, tujuh boneka Den Kisot dkk. Kemudian satu video rekaman pertunjukan, satu video wawancara, 107 gambar di kertas dalam bingkai berbagai ukuran; dan puluhan gambar di kertas dalam tujuh meja kaca karya sekitar lima tahun belakangan.

Pameran itu juga dalam rangkaian HUT Ke-80 Goenawan Mohamad. Goenawan Mohamad kelahiran Batang, 29 Juli 1941.

Pembukaan pameran “Potret” oleh pelukis Joko Pekik (Yogyakarta), antara lain dihadiri budayawan Romo Sindhunata, Romo Muji Sutrisno; Sutanto Mendut, Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz, para pelukis, perupa, pecinta seni budaya di Magelang, Yogyakarta, dan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Mus yang juga pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Kabupaten Rembang itu mencontohkan tentang pelukis Joko Pekik. Pasalnya pelukis tersebut banyak melahirkan karya di tengah pandemi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ia juga mencontohkan seniman Magelang, yakni Sutanto Mendut terutama dengan Komunitas Lima Gunung Kabupaten Magelang yang dikelolanya. Ia melakukan banyak kegiatan seni budaya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Entah berapa lukisan yang telah dibuat oleh Pak Joko Pekik dalam waktu pandemi, kalau Mas Gun (Goenawan Mohamad, red.) bisa kita lihat nanti (dalam pameran, red.), Tanto Mendut dalam pandemi justru produktif sekali, melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Gus Mus.

Dia mengemukakan pentingnya setiap orang memanfaatkan kesempatan apa pun sebaik mungkin untuk berkarya bagi diri dan masyarakat. Melalui pameran karya seni rupa Potret, kata dia, Goenawan Mohamad memberikan keindahan kepada masyarakat.

“Sekarang ini, beliau (Goenawan Mohamad, red.) memberikan kepada kita, sesuai hasil ciptaan beliau, keindahan-keindahan yang dipersembahkan kepada kita, kepada masyarakat. Kita berhutang rasa kepada beliau,” ujarnya.

Menurutnya,  esensi dari seni adalah keindahan, sedangkan setiap orang memiliki kepekaan dan rasa seni. Goenawan Mohamad mengaku berbahagia mendapat kesempatan memamerkan karyanya di Museum OHD Kota Magelang yang prestisius itu, sekaligus kangen-kangenan dengan kawan-kawannya.

Dia mengaku menghasilkan karya seni rupa karena krentek, terlebih selama pandemi yang membuatnya tidak banyak keluar rumah guna menghindari penularan COVID-19. “Selama pandemi ‘ora ono gawean’ (tidak ada pekerjaan). (Saya, red.) ‘nggambar’ (melukis) kalau ada krentek saja,” katanya. (*/inews)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: