Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Hebat! TNI Rampungkan Pembangunan Jalan dan Drainase di Desa Banaran Magelang Lewat TMMD

Hebat! TNI Rampungkan Pembangunan Jalan dan Drainase di Desa Banaran Magelang Lewat TMMD

  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025

BNews—MAGELANG— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 resmi ditutup. Upacara penutupan berlangsung di Desa Banaran, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rahman dan dihadiri oleh Wakil Bupati Magelang H. Sahid, Forkopimcam Grabag, serta masyarakat setempat. Upacara digelar di halaman Kantor Kepala Desa Banaran.

Membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Letkol Inf Afrizal Rahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025.

Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bupati Magelang yang telah mengalokasikan APBD Kabupaten Magelang untuk mendukung kelancaran program TMMD ke-126 ini.

“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD, pemerintah daerah; mitra TNI AD, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini,” ujar Letkol Inf Afrizal Rahman.

Program TMMD ke-126 ini merupakan tahap akhir pelaksanaan tahun anggaran 2025. Tujuannya untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan; meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperluas akses fasilitas umum dan sosial.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur serentak di 50 kabupaten/kota penyelenggara turut menggerakkan perekonomian daerah, mempermudah mobilitas warga, dan memperlancar distribusi hasil usaha masyarakat.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Secara umum, sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan jalan, talut senderan, serta saluran drainase yang ditentukan berdasarkan kebutuhan prioritas di tiap wilayah. Penetapan sasaran dilakukan dengan pendekatan bottom up, yakni berasal dari aspirasi masyarakat dan disinergikan dengan rencana pembangunan daerah.

Selain sasaran fisik, TMMD juga mencakup program non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pembekalan berbagai pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat.

“Program TMMD juga diintegrasikan dengan realisasi program unggulan Kasad, antara lain ketahanan pangan, TNI Manunggal Air, pembuatan sumur bor, pipanisasi, rehabilitasi rumah tidak layak huni dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta program Bersatu dengan Alam,” jelasnya.

Letkol Afrizal menegaskan, capaian TMMD di seluruh Indonesia telah membawa dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah.

“Kepada seluruh warga masyarakat saya berpesan agar semangat gotong royong bersama prajurit TNI Angkatan Darat yang ditunjukkan selama pelaksanaan TMMD dapat terus ditumbuhkembangkan,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Magelang H. Sahid menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program TMMD di Desa Banaran, Grabag. Ia menilai, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI, khususnya Kodim 0705/Magelang, bersama masyarakat yang telah melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan di Desa Banaran, baik secara fisik maupun non fisik,” ucap Sahid.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder akan terus mendukung pelaksanaan TMMD berikutnya sebagai bagian dari percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Magelang.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan, dengan tujuan akhir adalah kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Danramil 06/Grabag selaku perwira koordinator Nur Sigit dalam laporannya menyebut, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV; di Desa Banaran dilaksanakan selama satu bulan, mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan cor blok jalan sepanjang 640 meter dengan lebar 1–3,5 meter dan tebal 0,12 meter; pembuatan saluran drainase sepanjang 36 meter berdiameter 0,6 x 0,4 meter, serta pembangunan talut senderan; sepanjang 75,75 meter dengan tinggi 1,5–2 meter, lebar atas 0,3 meter, dan lebar bawah 0,6 meter.

“Hasil 100 persen,” jelas Nur Sigit.

Sedangkan kegiatan non fisik meliputi penyuluhan bela negara dari Kodim 0705/Magelang, penyuluhan Kamtibmas; dan narkoba dari Polresta Magelang, penyuluhan Wawasan Kebangsaan dari Kesbangpolinmas Kabupaten Magelang, serta penyuluhan kesehatan oleh Puskesmas Grabag. (*)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less