Ini Aturan Baru Soal Kenaikan Kelas dan Ujian Sekolah

BNews–NASIONAL– Kebijakan belajar di rumah dikarena wabah virus corona oleh Pemerintah masih berlaku. Hal ini mengakibatkan tidak adanya proses belajar mengajar atau pertemuan tatap muka di Sekolah.

Ujian Nasional (UN) 2020 resmi ditiadakan karena darurat virus corona. Selain meniadakan UN, melalui Surat Edaran yang diterbitkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim, juga turut menuliskan kebijakan Ujian Sekolah untuk kelulusan.

Isi surat edaran tersebut sebagai berikut:

  1. Ujian Sekolah untuk kelulusan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran ini;
  2. Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya;
  3. Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh;
  4. Sekolah yang telah melaksanakan Ujian Sekolah dapat menggunakan nilai Ujian Sekolah untuk menentukan kelulusan siswa. Bagi sekolah yang belum melaksanakan Ujian Sekolah berlaku ketentuan sebagai berikut:
DOWNLOAD DAN BACA SURAT EDARAN LIBUR UNTUK PELAJAR KABUPATEN MAGELANG 2020

1) kelulusan Sekolah Dasar (SD)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5 dan kelas 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;

2) kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan; dan

3) kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai nilai kelulusan.

Nah Moms, sama halnya dengan UN, Ujian Sekolah (US) juga ditiadakan tahun ini. Sebagai pengganti nilai kelulusan untuk anak SD dan sederajat, guru-guru akan akan memeriksa nilai pada 5 semester terakhir, yaitu kelas 4, 5, dan 6 semester ganjil. Nah, nilai semester 6 genap juga dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Lebih lanjut, Nadiem pun mengeluarkan kebijakan perihal kenaikan kelas. Adapun ketentuannya sebagai berikut:

a. Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya Surat Edaran ini;

b. Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya;

c. Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Jadi orang tua murid tidak perlu cemas terhadap pendidikan anaknya. Meski kegiatan belajar tidak dilakukan di sekolah, pemerintah sudah menyiapkan kebijakan penggantinya, sehingga anak Anda tidak akan ketinggalan pelajaran. (*/Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: