Ini Desain Jalur Kereta Api Semarang-Magelang-Jogja

BNews—JOGJA— Jalur kereta api Semarang-Yogyakarta akan sejalan dengan jalan tol Bawen-Yogyakarta. Namun ada yang berbeda, untuk di wilayah Yogyakarta jalur rel kereta api dibuat melayang.

Hal ini disampaikan Kepala Dishub DIY Sigit Sapto Raharjo,yang menegaskan bahwa jalur kereta relasi Semarang-Ambarawa-Magelang-Yogyakarta akan dibuat melayang alias elevated. “Hal ini menurut model sesuai dengan permintaan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dibuat melayang dan mungkin akan sejajar dengan jalan tol yang melewati Selokan Mataram,” katanya (6/10).

Dijelaskan pula bahwa jika jalur kereta dibuat setara dengan lahan, maka pemukiman masyarakat yang berada di sekitar jalur bisa terbelah. Hal ini pun bisa berdampak pada kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Alasan inilah yang menyebabkan jalur kereta diminta agar dibuat dengan struktur melayang. Kami tidak ingin masyarakat dirugikan,” jelasnya.

“Sampai sekarang bahwa belum adanya kesepakatan mengenai jalur kereta tersebut antara Pemda DIY dan Kemenhub RI selaku pemilik program,” ungkapnya.

Hal ini membuat resah juga Pemkab Sleman yang menangui beberapa wilayah yang akan terdampak. “Namun kami tetap mendukungkung program pemerintah pusat ini, asalkan masyarakat tidak dirugikan,” tandasnya.

Sementara warga merasa khawatir, salah satunya warga Dusun Ngentak, Margoluwih, Seyegan, Sleman yang mendapati patok Ditjen Perkeretaapian di lingkungan mereka. “Tidak ada pemberitahuan soal patok. Ini jadi membuat warga jadi tidak nyaman,” kata Ngudi Wihardjo, warga Ngentak di mana persis di depan pagar rumahnya terpasang patok tersebut. (bsn)

Loading...

KLIK : DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS UNTUK SMARTPHONE KALIAN

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: