Jumlah Musola di Magelang Mengalami Penurunan, Cek Datanya Disini

BNews—MUNGKID— Jumah langgar atau musala di Kabupaten Magelang dalam kurun enam tahun terakhir mengalami pasang surut, namun lebih banyak didominasi penyusutan. Dari jumlah 3.766 musala pada tahun 2014 itu menurun menjadi 3.202 di tahun 2019.

Dikutip dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang, dari  tahun 2014-2019 terjadi penurunan 564 jumlah musala yang tersebar di 21 kecamatan. Penururan paling signifikan terjadi pada tahun 2014-2015 yakni sebanyak 1.370 musala, dari 3.766 menjadi 2.396 musala.

Sementara tahun 2015-2016 jumlahnya stagnan diangka 2.396. Lalu mulai 2017 jumlah musala meningkat menjadi 3.720. Kemudian tahun 2018 hingga 2019 berangsur menurun dari 3.618 ke 3.202 musala.

Beberapa Kecamatan yang mengalami menurunan jumlah bangunan musala diantaranya Ngablak, Pakis, Secang, Kajoran, Tempuran, Mertoyudan. Disusul Muntilan, Dukun, Salam, Ngluwar dan Borobudur.

Dua kecamatan yang paling besar angka penurunan jumlah musala adalah Tempuran di tahun 2018 sejumlah 103 menurun drastis pada 2019 menjadi enam buah. Kemudian Muntilan dari 254 menjadi 50 musala.

Penurunan jumlah tempat ibadah musala tersebut diduga karena telah beralihfungsi atau diperluas kapasitas jamaahnya menjadi masjid.

Sementara untuk jumlah masjid di Kabupaten Magelang terus mengalami peningkatan. Di tahun 2015 dan 2016 total masjid berjumlah 2.732. Kemudian ditahun 2017-2019 berturut-turut berangsur meningkat menjadi 2.824, 2.835 dan 2.878 buah masjid. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: