Jalur Vital Purworejo–Magelang Longsor, Bahu Jalan Ambles 10 Meter
- calendar_month Ming, 28 Des 2025

Longsor di Jalur Purworejo Magelang, Bahu Jalan Ambles 10 Meter, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup
BNews-JATENG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Purworejo sejak Jumat (26/12/2025) memicu sejumlah bencana hidrometeorologi; mulai dari tanah longsor hingga genangan air di berbagai titik.
Salah satu kejadian paling serius terjadi di Jalan Provinsi Purworejo–Magelang, tepatnya di KM 13 Dusun Seniten, Desa Bener, Kecamatan Bener.
Peristiwa tersebut mengakibatkan bahu jalan ambles hingga kedalaman sekitar 10 meter pada Sabtu (27/12/2025).
Akibat kerusakan tersebut, arus lalu lintas di jalur utama penghubung Purworejo–Magelang hanya dapat dilalui melalui satu lajur.
Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito menyampaikan bahwa longsor terjadi pada badan jalan sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Oleh karena itu, lanjutnya aparat kepolisian bersama instansi terkait langsung melakukan pengamanan di lokasi kejadian.
Longsor di jalur vital tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Dampaknya, bahu jalan sepanjang kurang lebih 40 meter mengalami amblesan cukup parah; sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas secara ketat guna mencegah kecelakaan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Berdasarkan hasil analisa Tri Puji Hartono, selaku perwakilan dari Dinas Bina Marga Kabupaten Purworejo, kondisi tanah di lokasi longsor; masih tergolong labil dan berpotensi terjadi longsor susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
“Demi keselamatan pengguna jalan, saat ini diberlakukan sistem buka tutup satu lajur. Estimasi kerugian material untuk pembangunan talut di titik tersebut diperkirakan mencapai Rp300 juta,” jelas Kompol Nana Edi Sugito dalam keterangan resminya pada Minggu (28/12/2025).
Selain longsor di Desa Bener, Regu Siaga Bencana Polres Purworejo juga menangani sejumlah kejadian lain akibat cuaca ekstrem.
Pada pukul 04.00 WIB, longsor dilaporkan memutus akses jalan di Dusun Krajan Desa Jatirejo dan Dusun Sigayang, Kecamatan Kaligesing; dengan panjang material longsor mencapai 13 meter serta tinggi tebing sekitar 12 meter.
Sementara itu, pada pukul 09.00 WIB, tim gabungan melakukan pemantauan genangan air setinggi 20 sentimeter di Kelurahan Langenrejo, Kecamatan Butuh; yang terjadi akibat luapan air hujan secara terus-menerus.
Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano menegaskan bahwa jajarannya telah melakukan langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama Operasi Lilin Candi 2025, mengingat operasi tersebut berlangsung di puncak musim penghujan.
“Kami tidak hanya fokus pada pengamanan gereja dan pos pelayanan, tetapi juga menyiagakan personel khusus bencana. Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai, untuk selalu waspada dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” tegas Kapolres.
Polres Purworejo memastikan akan terus bersiaga dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait guna menjamin keselamatan masyarakat serta kelancaran arus lalu lintas, khususnya di jalur provinsi Purworejo–Magelang yang menjadi akses vital bagi perekonomian dan mobilitas warga. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar