Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Jika Nanti Turun Level 1, Disdikbud Kota Magelang Akan Galakan Dua Program Pendidikan

Jika Nanti Turun Level 1, Disdikbud Kota Magelang Akan Galakan Dua Program Pendidikan

  • calendar_month Rab, 9 Feb 2022

BNews–MAGELANG– Kedepan, Pemkot Magelang setelah turun ke PPKM level 1 akan menggalakkan pelaksanaan full day school (FDS).

Hal tersebut dilakukan guna mendukung program dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang yakni Progamis atau program Magelang Agamis. Disdibud kemudian mewujudkannya dalam program pelajar Magelang religius (Prima Religius). 

Plt Kepala Disdikbud Kota Magelang Papa Riyadi menyebut, Prima Religius mempunyai dua program utama. Yakni reguler dan FDS.

“Untuk FDS, baru beberapa sekolah yang sudah menerapkan dan menjadi percontohan bagi sekolah lain,” ujarnya usai meresmikan Prima-Religius di Masjid Pemerintah Kota Magelang, Selasa (8/2/2022). 

Nantinya, Papa menyebut, akan ada 11 hingga 12 sekolah tingkat dasar dan tujuh SMP yang akan menerapkan FDS di semua kelas. Dia berharap, dengan adanya program tersebut, agama menjadi hal yang penting sesuai amanah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud). Pasalnya, kompetensi inti yang dicapai adalah sikap religius. 

Program tersebut, tidak hanya bagi agama Islam, melainkan semua agama. Salah satu kegiatannya adalah pembiasaan. Contohnya seperti Geli Suci atau gerakan membaca kitab suci, salat dhuha untuk yang muslim, dan yang nasrani doa pagi maupun kegiatan lain.  “Selain itu, anak-anak nanti masuknya setengah 7 agar mereka dapat terbiasa bangun pagi,” katanya. 

Pelaksanaan FDS pun didukung oleh masing-masing sekolah. Baik sekolah swasta maupun negeri. Terlebih, banyak pula sekolah swasta yang sudah melaksanakan FDS. 

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kendati demikian, pelaksanaan FDS akan dimulai ketika PPKM di Kota Magelang turun menjadi level 1. Namun, untuk yang program reguler sudah bisa dilakukan. “Pada prinsipnya, pelaksanaan program reguler jam pulangnya seperti biasa. Tapi, ditambah sedikit untuk bidang keagamaannya,” jelas Papa. 

Sementara itu, untuk program FDS, bidang keagamaannya akan ditambah lebih intens dan anak-anak baru pulang sore harinya. Papa mengaku, program ini digalakkan untuk menjawab keresahan para orang tua terhadap pendidikan anaknya. 

Papa menjelaskan, selama dua tahun, anak-anak tidak belajar dengan tatap muka sehingga para orang tua mengeluh. Lantaran banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan kecil maupun besar yang dilakukan oleh anak. 

Papa berharap, dengan adanya program tersebut, terutama FDS, sekolah dapat berlomba-lomba membekali anak didiknya dalam hal agama. “Sehingga perilaku anak semakin membaik,” ujarnya. 

Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur menyambut baik adanya Prima Religius. Menurutnya, program tersebut dapat membantu anak didik di sekolah masing-masing untuk meningkatkan keimanan. “Jadi, sekolah seperti setengah pesantren,” pungkasnya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less