Jual Burung yang Dilindungi Via Facebook, Warga Grabag Ditangkap

0
1612
SATWA: Inilah tiga jenis satwa dilindungi yang diamankan dari pelaku yang memperjual belikannya termasuk burung ini (14/2)--(Foto--Istimewa)
SATWA: Inilah tiga jenis satwa dilindungi yang diamankan dari pelaku yang memperjual belikannya termasuk burung ini (14/2)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNGKID—Memeliharan binatang kesayangan memang menjadi salah satu hobi sejumlah masyarakat di Magelang. Namun binatang yang dipelihara harusnya bukan jenis yang satwa dilindungi.

 

Pertengahan bulan Januari 2019, Unit Reskrim Polres Magelang berhasil mengamankan satu orang tersangka yang memperjual belikan hewan peliharan masuk katagori satwa dilindungi. “Kami amankan dua pelaku dengan inisial AD, 21 warga Desa Grabag Kecamatan Grabag Magelang pada 14 Januari 2019 lalu,” ungkap Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Bayu Aji saat dihubungi Borobudur News pagi ini (14/2).

 

Untuk kronologi terungkapnya kasus ini bermula saat petugas memonitoring sebuah halaman grub di media social facebook. Disana terdapat akun dengan nama Rangga Saputera yang memposting sebuah status yang isinya menjual Burung Julang Emas.

 

“Dari pantauan petugas di sebuah halaman grup facebook tersebut, petugas melakukan penyamaran untuk membeli burung tersebut dan melakukan COD di pinggir jalan daerah Grabag,” imbuhnya.

 

Saat dilakukan COD tersebut, pelaku langsung diamankan beserta barang bukti burung julang emas. “Saat diintrogasi dilokasi dan penyelidikan lebih lanjut petugas juga berhasil mengamankan dua satwa dilindungi yakni  buaya muara dan buaya nova irian di rumah tersangka,” paparnya.

 

 

Selanjutnya pelaku diamankan ke Mako Polres Magelang untuk penyelidikan lebih lanjut. “Atas perbuatannya, kedua pelaku ini dijerat dengan pasal 40 ayat 2 Jo pasal 21 ayat 2 huruf a UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman penajara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta,” tegasnya.

 

“Untuk ketiga satwa dilindungi tersebut sementara kami titipkan ke BKSDA untuk menjalani perawatan,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here