Kabar Baik, Dana Desa di 147 Desa Kabupaten Magelang Cair

BNews—MUNGKID— Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19)  Kabupaten Magelang mengkonfirmasi penambahan satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sehingga total kumulatif saat ini, Senin (13/4) sebanyak 29 orang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Zaenal Arifin menyampaikan, perpukul 15.00 WIB hari ini, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 234 orang. Dengan keterangan terjadi penurunan jumlah ODP 62 orang atau lepas pantau.

”Dan penambahan ODP baru sebanyak 22 orang. Data ODP sebelumnya 274 orang,” kata Zaenal dalam konferensi pers di Ruang Mendut Rumah Dinas Bupati Magelang.

Sementara PDP semula berjumlah 28 orang. Bertambah satu PDP sehingga total sementara berjumlah 29 orang.

Zaenal menjelaskan, sampai dengan hari ini tidak ada penambahan konfirmasi baru. Sehingga di Kabupaten Magelang masih terdapat enam orang terkonfirmasi positif.

”Dan Alhamdulillah, sampai dengan saat ini dua orang pasien positif covid-19 telah dinyatakan sembuh,” jelasnya.

Baca juga: Remaja Berusia 16 Tahun PDP Covid-19 Meninggal di Grabag
Loading...

Sementara itu, Zaenal mengungkapkan untuk PDP yang telah meninggal dunia sampai saat ini tercatat sebelas orang. Ia menegaskan, semuanya berstatus PDP dan telah dimakamkan dengan baik sesuai protocol kesehatan.

”Sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, bahwa hasil uji swab yang meninggal sampai hari ini belum keluar,” ungkapnya.

Dari keseluruhan data tersebut, 26 PDP dirawat di lima rumah sakit. Diantaranya sepuluh orang di RSUD Tidar Magelang, delapan orang di SRT dr Soedjono, empat orang di RSUD Muntilan. Kemudian tiga orang di RSJ dr Soerojo dan satu roang dirawat fi RS dr Oen Solo Baru.

Mensikapi hal tersebut, beberapa langkah yang diambil Pemkab Magelang bersama gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang antara lain penyiapan anggaran untuk penanganan Rp44,7 miliar. Kemudian peningkatan kapasitas rumah sakit untuk menangani pasien covid-19, ODP dan PDP dengan menyiapkan 141 tempat tidur.

”RSUD Muntilan sebanyak 26 tempat tidur, RS Merah Putih 88, RS Candi Umbul Grabag lima, RS Menoreh Salaman enam, RS Syubbanul Wathon sepuluh dan RS ’Aisyiyah Muntilan enam tempat tidur,” ungkap dia.

Selain itu juga menyiapkan pelaksanaan Program Jaring Pengaman Sosial sebagai penanganan dampak wabah covid-19. Kemudian percepatan Dana Desa agar pencegahan dan penangan pandemi corona didesa dapat dilaksanakan lebih efektif.

”Yang Sudah masuk ke rekening kas desa sampai dengan hari ini sudah 147 desa dan 139 desa sedang dalam proses input,” pungkas. (han)

1 Comment
  1. Achmad Sodiq says

    Bismilah. Semoga kadesnya jujur. Ora jujur ajur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: