Kapan Jalur Magelang Purworejo Bisa Dibuka ?Ini Jawaban BPBD

BNews—SALAMAN— Jalur utama penghubung Kabupaten Magelang – Purworejo dan sebaliknya paling cepat bisa dilalui kendaraan sore ini. Namun bila proses evakuasi lumpur terkendala tenaga dan cuaca dimungkinkan jalan provinsi tersebut baru bisa dilalui besok Sabtu (19/1).

BENCANA: Pantauan udara jalan Magelang-Purworejo di titik longsor Salaman (18/1)--(Foto--Istimewa)

BENCANA: Pantauan udara jalan Magelang-Purworejo di titik longsor Salaman (18/1)--(Foto--Istimewa)

BNews—SALAMAN— Jalur utama penghubung Kabupaten Magelang – Purworejo dan sebaliknya paling cepat bisa dilalui kendaraan sore ini. Namun bila proses evakuasi lumpur terkendala tenaga dan cuaca dimungkinkan jalan provinsi tersebut baru bisa dilalui besok Sabtu (19/1).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Supranowo menjelaskan, salah satu kendala lamanya proses normalisasi yakni tebalnya lumpur yang menutup jalan. Ia mengatakan, material tebing setinggi kurang lebih 20 meter longsor sejauh 30 meter dari titik lokasi.

“Akibatnya badan jalan selebar sepuluh meter seluruhnya tertutup dengan ketinggian lumpur tiga meter,” katanya.

Supranowo berasumsi, normalisasi jalan hingga bisa dilalui kendaraan roda dua, roda empat hingga kendaraan berat adalah dua hari. Namun bila dikerjakan full hari ini dengan cuaca mendukung kemungkinan akses jalan dapat dilalui paling cepat sore atau malam ini.

“Makanya kami terus menambah bantuan alat berat yang sudah ada termasuk dari Purworejo dan Kodim 0705 Magelang,” ucapnya.


Pantauan Borobudur News dilokasi peristiwa, proses evakuasi masih terus dilakukan. Selama proses evakuasi hingga normalisasi untuk akses tujuan Magelang – Purworejo sementara dialihkan melewati Pasar Krasak ke kanan, Pasar Kajoran ke kiri tembus Kaliabu. (han)

error: Content is protected !!