Kejari Magelang Musnahkan Barang Bukti Berupa Bahan Peledak

BNews-MAGELANG– Bahan peledak, obat mercon jenis belerang dan potasium, telah dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magelang, di Lapangan Tembak Polres Magelang pada Rabu (20/12/2023) yang lalu.

Dalam proses pemusnahan tersebut, Kejaksaan melibatkan tenaga ahli dari tim penjinak bom Satuan Gegana Brimob Polda Jateng.

Intan Lasmi Susanto, Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Magelang, membenarkan bahwa mereka telah melaksanakan pemusnahan terhadap barang bukti bahan peledak.

“Jenis bahan peledak yang kami musnahkan adalah obat mercon jenis belerang dan potasium,” ungkap Intan, pada Sabtu (23/12/2023).

Menurutnya, pemusnahan bahan peledak tersebut berasal dari 4 perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (eksekusi) dari Pengadilan Negeri Magelang.

“Kemudian, kami menindaklanjuti dengan Surat Perintah dari Kepala Kejari Kota Magelang (P-48), agar bahan peledak itu segera dimusnahkan,” ucapnya.

Paket pembuatan mercon yang disita oleh Kejaksaan terdiri dari kayu dan besi. Selain itu, terdapat juga timbangan, gunting, karung bagor (putih), keranjang plastik (putih), ayakan, serta beberapa gulungan mercon yang terbuat dari kertas.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Barang bukti tersebut kami rampas dan musnahkan agar tidak dapat digunakan lagi. Pemusnahan ini dihadiri oleh para saksi,” kata Intan.

Intan mengungkapkan bahwa barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara disposal oleh Tenaga Ahli dari Tim Penjinak Bom dari Satuan Gegana Brimob Polda Jateng.

“Sedangkan barang bukti lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar menjadi abu, agar tidak bisa digunakan lagi,” pungkasnya.

Pemusnahan bahan peledak ini, selain dihadiri oleh Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Magelang, juga turut dihadiri oleh 3 jaksa fungsional yang menangani perkara tersebut. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: