Keji! Bocah 10 Tahun Meninggal Usai Santap Sate Takjil Pemberian Orang Asing

BNews—JOGJAKARTA— Peristiwa tragis dialami Naba Faiz Prasetya warga Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul. Bocah sepuluh tahun tersebut meregang nyawa sesaat setelah menyantap sate pemberian orang asing. Diduga, takjil tersebut sengaja diberi racun.

Selain Naba, ibunda korban yakni Titik Rini memakan sate dicampur bumbu yang sebelumnya dipisah. Wanita berusia 33 ini juga sempat muntah-muntah dan kondisinya kritis sebelum nyawanya selamat usai dibawa ke RSUD Kota Jogjakarta.

Suami Titik, Bandiman, dan adik Naba, Reihan juga selamat setelah memakan sate untuk berbuka puasa tanpa bumbu. Hingga kini, kasus tersebut dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Dari peristiwa itu polisi menyita barang bukti. Diantaramua satu bungkus sate ayam dan bumbunya serta satu bungkus makanan.

Kapolsek Sewon Polres Bantul, Kompol Suyanto, didampingi Kanit Reskrim Polsek Sewon, AKP Sigit Teja Sukmana menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Minggu (25/4). Saat itu, Bandiman yang berprofesi sebagai driver ojek onlineusai salat asar di halaman Masjid Noor Alam Jalan Gayam, Umbulharjo, Kota Jogjakarta didatangi orang tak di kenal.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Bandiman mengingat, perempuan yang menghampiri dirinya berusia kurang lebih 20-25 tahun, berpostur tinggi, kulit putih dengan jilbab pink. Ia meminta Bandiman untuk mengantar paket makanan ke Pak Tomy di vila daerah Kasihan, Bantul.

”Pelaku meminta offline. Dari biaya Go Send Rp25 ribu tapi diberinya Rp30 ribu. Terus memberikan pesan ’Pak, tolong jangan bilang dari Saya, bilang aja dari Pak Hamid Pakualaman,” kata Suyanto menirukan keterangan dari Bandiman, Selasa (27/4).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Setelah paketan sudah ditangan, Bandiman bergegas pergi sesuai alamat. Setelah sampai alamat tujuan, Bandiman berusaha menghubungi Pak Tomy, namun tengah berada di luar kota.

Sementara, istrinya yang dirumah tidak pernah merasa mengorder takjil tersebut sehingga tidak mau menerima. Paketen berupa sate lontong dan takjil akhirnya diberikan kepada Bandiman.

”Begitu sampai di rumah sate lontong diberikan kepada Titik Rini dan Naba Faiz Prasetya,” jelasnya.

Pada awalnya tidak ada kejanggalan, namun setelah dituang bumbu sate langsung mangakibatkan mual-mual. Istri dan anak Bandiman mendadak muntah-muntah dan pingsan.Melihat peristiwa itu, keduanya dibawa ke RSUD Kota Jogjakarta. Berbagai upaya sudah ditempuh pihak rumah sakit, tetapi nyawa Naba tidak bisa diselamatkan. Sementara Titik mendapat perawatan intensif. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: