Keluar Masuk Penjara, Pecandu Sabu Kembali Ditangkap Polres Kota Magelang

BNews—MAGELANG—Gara-gara kehabisan stok sabu di kotanya, seorang warga Kampung Krajan, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kabupaten Salatiga rela datang ke Magelang untuk mengambil ’barang’ pesanan. Pria berinisial AP yang tengah kecanduan itu ditangkap anggota Polres Magelang Kota usai mengambil sabu seberat 4,6 gram di Kawasan Kota Magelang.

AP sendiri sebelumnya mengaku pernah dipenjara 1,2 tahun pada 2017 lalu atas kasus serupa di Salatiga. Meski sudah menghirup udara bebas di tahun 2018, tidak membuat pelaku jera. Bahkan, pelaku semakin candu mengkonsumsi barang haram tersebut.

”Saya waktu itu mau rehab tidak bisa, jadinya ketagihan terus. Lembaga mana-mana tidak ada yang mau menerima ya sudah saya ketagihan nyabu terus,” jawab lugu sang pelaku.

Pelaku yang oleh polisi dikategorikan sebagai bandar itu menceritakan bila dirinya terpaksa jauh-jauh datang dari Salatiga ke Magelang. AP mengaku, kurir langganannya di Salatiga waktu itu sedang kehabisan stok. Sedang pelaku sendiri mengaku sangat membutuhkan sabu tersebut. Akhirnya, kurir merekomendasikan untuk mengambil barang di Magelang.

”Saya pesannya hanya satu gram, tapi ketika saya ambil kok isinya empat gram,” kenang AP.

Pria yang merupakan juragan grosiran sembako itu mengaku, hampir setiap hari mengkonsumsi bubuk kristal berwarna putih tersebut. Bahkan, sehari mampu menghisap seperempat hingga setengah gram sabu.

”ya (rasanya) enak, mas,” jawab AP ketika ditanya usai menghisap sabu. Kendati demikian, pelaku mengaku kapok bermain dengan barang haram tersebut. Ia pun berharap kepolisian bisa membantu untuk melakukan rehabilitasi terhadap dirinya.

Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi menuturkan, antara pelaku dengan kurir tidak saling kenal. Keduanya hanya berkomunikasi melalui ponsel dan melakukan pembayaran via transver tanpa pernah bertatap muka.

”Mereka merupakan jaringan terputus. Pelaku sempat kita intai. Setelah mengambil barang mencurigakan kita ikuti, kita geledah dan petugas menemukan narkoba yang belum sempat dipakai seberat 4,6 gram,” tutur Idham.

Atas perbuatannya, Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 123 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 dengan pidana semur hidup atau paling singkat lima tahun penjara. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: