Kemiskinan di Kabupaten Magelang Masih Tinggi Urutan 20 se Jateng

BNews—MUNGKID— Pemerintah Kabupaten Magelang masih terus berupaya menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya. Mengingat saat ini angka kemiskinan masih sangat tinggi.

Data menunjukkan angka kemuskinan masih sebesar 10,67 persen. Dengan jumlah itu Magelang menempati urutan ke 20. Masih sejajar debgan dengan Kabupaten Cilacap dan Wonogiri.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan angka kemiskinan seharusnya jauh dari prosentase tersebut jika mengacu RPJMD. Seduai RPJMD angka kemiskinan ditargetkan turun hingga 6,83 persen sampai 7,83 persen.

Oleh karena itu, Zaenal meminta seluruh pihak dapat bekerja sama menekan angka kemiskinan yang masih tinggi tersebut. “Kita (angka keislinan dua strip di atas garis merah,” kata Bupati.

Pemerintah, kata dia , harus melakukan berbagai upaya untuk menekan tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Magelang.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan, angka kemiskinan di tahun 2019 memang pada posisi 10,67 persen.

Kendati demikian, angka tersebut turun sebesar 0,56 persen dibandingkan pada tahun 2018 lalu yang mencapai 11,23 persen.

Loading...

Melihat angka tersebut, ia mengatakan, tantangan di masa mendatang masih tinggi.

Meski terjadi tren positif, tetapi merujuk TPS di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Magelang masih menempati posisi 20, dua strip di atas garis merah. “Terjadi penurunan dan ini berkat kerja keras semua komponen. Meski begitu, tantangan kita di masa depan masih tinggi. Kita di posisi 20, hanya dua strip di atas garis merah, dan, sehingga ini perlu ekstra energi untuk menekan angka kemiskinan ke depan,” kata Zaenal, dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan kemiskinan di Progosari, Muntilan, Magelang, kemarin. (wan/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: