Kenapa Formasi Guru Tidak Masuk Dalam CPNS 2021 ? Ini Alasan Dan Solusinya

BNews–NASIONAL-– Diketahui bersama, pemerintah memutuskan untuk tidak membuka formasi guru di seleksi CPNS 2021 yang targetnya digelar pada April-Mei tahun ini. Sebagai gantinya, pemerintah membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sontak hal tersebut menimbulkan beberapa pertanyaan dari beberapa pihak. Dimana masih banyak Guru hingga saat ini masih berstatus kontrak atau honorer.

Penjelasan mengenai alasan tersebut terdapat dalam peparan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Dimana yang terlampir di laman Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, p3gtk.kemdikbud.go.id.

Dalam paparan tersebut tertulis, “Berdasarkan Data Pokok Pendidikan, Kemendikbud mengestimasi bahwa kebutuhan guru di sekolah negeri mencapai satu juta guru (di luar guru PNS yang saat ini mengajar).”

Selanjutnya, “Pembukaan seleksi untuk menjadi guru PPPK adalah upaya menyediakan kesempatan yang adil untuk guru-guru honorer yang kompeten agar mendapatkan penghasilan yang layak.”

Lalu, siapa saja yang bisa mendaftar untuk mendaftar PPPK? Pertama adalah guru honorer di sekolah negeri dan swasta* yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan;

Kedua, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar. *Termasuk guru eks-Tenaga Honorer Kategori 2 yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK sebelumnya.

Loading...

Selain itu, ada pula lima poin yang menunjukkan perbedaan antara rekrutmen PPPK 2021 dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun sebelumnya:
  • 1. Formasi guru PPPK terbatas.
  • 2. Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sebanyak satu kali per tahun.
  • 3. Tidak ada materi persiapan untuk pendaftar.
  • 4. Pemerintah daerah harus menyiapkan anggaran gaji peserta yang lulus seleksi guru PPPK.
  • 5. Biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh pemerintah daerah.Biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh Kemendikbud.
Sementara PPPK pada tahun 2021:

1. Semua guru honorer dan lulusan PPG bisa mendaftar dan mengikuti seleksi, dan semua yang lulus seleksi akan menjadi guru PPPK hingga batas satu juta guru.

Agar pemerintah bisa mencapai target satu juta guru, pemerintah pusat mengundang pemerintah daerah untuk mengajukan formasi lebih banyak sesuai kebutuhan.

2. Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali. Jika gagal pada kesempatan pertama, dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali lagi (di tahun yang sama atau berikutnya).

3. Kemendikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi.

4. Pemerintah pusat memastikan tersedianya anggaran bagi gaji semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK.

5. Biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh Kemendikbud.

Berikut alur pendaftaran rekrutmen PPPK sesuai laporan Kebijakan Pengadaan PPPK Guru 2021 dari Badan Kepegawaian Negara (BPK) dari website Kemdikbud:

Pendaftaran SSCASN-PPPK:
  • 1. Pembuatan Akun
  • 2. Pendaftaran
  • 3. Pencetakan Kartu Ujian
  • Pendaftaran Terintegrasi dengan:
  • 1. Data Pendidikdan Tenaga Kependidikan (Dapodik)
  • 2. Data Kependudukan (Dukcapil)

Verifikasi Data akan dilakukan Tim Kemendikbud. (*)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: