Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Ketahui Penyebab Rambut Bau Apek dan Cara Mengatasinya

Ketahui Penyebab Rambut Bau Apek dan Cara Mengatasinya

  • calendar_month Jum, 9 Feb 2024

BNews—TIPS— Rambut yang bau tak sedap atau apek disebabkan oleh beragam alasan, seperti tidak menjaga kebersihan rambut dengan benar. Meskipun terlihat sepele, kondisi ini bisa saja mempengaruhi rasa percaya diri pada seseorang.

Nah berikut ini beberapa penyebab rambut bau tidak sedap yang perlu diketahui

1. Bakteri dan jamur

Salah satu penyebab rambut bau apek adalah karena bakteri. Produksi minyak atau sebum yang berlebihan di kulit kepala dapat meningkatkan bakteri dan jamur.

Bakteri dan jamur ini kemudian bercampur dengan keringat dan minyak di kulit kepala, sehingga menyebabkan bau tidak sedap pada rambut.

2. Tidak membersihkan rambut

Salah satu penyebab rambut bau apek yang paling umum adalah jarang membersihkan rambut. Keramas secara rutin merupakan hal yang penting untuk menghilangkan kotoran atau minyak berlebih di kulit kepala serta sisa sampo atau perawatan rambut.

Jika Anda tidak membersihkan rambut secara rutin, kotoran dan minyak akan menumpuk di kulit kepala, sehingga membuat kulit kepala berbau tidak sedap.

3. Perubahan hormon

Kulit kepala tidak jauh berbeda dengan kulit pada bagian tubuh lainnya yang memiliki kelenjar untuk menghasilkan minyak (sebum). Minyak ini berguna untuk melembapkan rambut sekaligus melindungi rambut dari bakteri. Produksi minyak pada kulit kepala juga dipengaruhi oleh hormon.

Advertisements

Umumnya, seseorang yang menginjak masa pubertas akan menghasilkan lebih banyak minyak. Rambut yang berminyak tidak hanya membuat rambut lepek, tetapi juga dapat menyebabkan timbulnya bau tidak sedap.

4. Kondisi medis tertentu

Bau tidak sedap pada rambut juga dapat terjadi karena kondisi tertentu, seperti ketombe. Penyakit kulit ini ditandai dengan munculnya serpihan kulit berwarna putih di kulit kepala dan rambut.

Belum diketahui secara pasti penyebab utama dari ketombe, tapi kondisi ini diketahui berasal dari jamur Malassezia. 

Jamur ini dapat bercampur dengan keringat atau minyak di kulit kepala dan menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, kondisi medis seperti psoriasis dan dermatitis seboroik juga dapat membuat rambut bau apek.

Cara mengatasi rambut bau apek

1. Bersihkan rambut secara rutin

Salah satu cara untuk mengatasi rambut bau apek adalah dengan membersihkan rambut secara rutin paling tidak 2 – 3 kali seminggu.

Jika Anda memiliki rambut berminyak dan sering melakukan aktivitas yang mengeluarkan keringat, Anda bisa mempertimbangkan untuk mencuci rambut lebih sering.

Kebiasaan tersebut membantu Anda menghindari penumpukan minyak di kulit kepala yang dapat menyebabkan bau apek. Pastikan untuk menggunakan sampo dan bersihkan seluruh kotoran dan minyak yang menempel di kulit kepala hingga benar-benar bersih.

2. Mengaplikasikan lidah buaya

Lidah buaya merupakan bahan alami yang juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi rambut bau apek. Hal ini karena lidah buaya memiliki komponen antiseptik, berupa salicylic acid, sulfur dan phenol yang dapat membantu untuk melawan infeksi bakteri, virus, maupun jamur di kulit.

Cara menggunakan lidah buaya untuk rambut juga tidak sulit. Anda hanya perlu menyiapkan gel lidah buaya dan aplikasikan pada kulit kepala Anda. Diamkan sekitar 30 menit dan bilas hingga bersih.

3. Pilih sampo yang tepat

Cara menghilangkan bau rambut selanjutnya adalah dengan memilih produk perawatan rambut yang tepat.  Gunakan sampo antiketombe maupun sampo yang bisa mengurangi produksi minyak di kulit kepala

Hindari produk perawatan rambut seperti sampo atau kondisioner yang memiliki kandungan bahan silikon.  

Silikon dapat menyebabkan penumpukan minyak pada kulit kepala. Hal ini mengakibatkan rambut menjadi mudah lepek dan berbau tidak sedap.

Namun, terkadang perawatan rumahan tidak cukup untuk menghilangkan bau tidak sedap pada rambut, terlebih jika penyebabnya adalah psoriasis kulit kepala atau dermatitis seboroik.

Jika terjadi karena kondisi medis, ada baiknya untuk menghubungi dokter guna mendapatkan perawatan yang tepat. (*)

Sumber: hellosehat

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less