Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Ketersedian BOR Dan Tabung Oksigen Di RS Rujukan Covid Kabupaten Magelang Menipis

Ketersedian BOR Dan Tabung Oksigen Di RS Rujukan Covid Kabupaten Magelang Menipis

  • calendar_month Sel, 29 Jun 2021

BNews–MAGELANG– Semakin menipis ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien virus Corona atau COVID-19 RS rujukan di Kabupaten Magelang. Hingga update terbaru (28/6/2021) BOR yang sudah terpakai mencapai 78,88 persen dari total ketersediaan.

“Untuk BOR rumah sakit memang ada kenaikan. Di dua Rumah Sakit rujukan milik Pemkab ada kenaikan tinggi, sehingga kita siapak skenario jika ada lonjakan kembali,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi setelah Rakor penanganan covid (28/6/2021).

Nanda mengatakan telah meminta kepada rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Kabupaten Magelang  mengupayakan semaksimal menambah tempat tidur. Tempat itu yaitu RSUD Muntilan, Rumah Sakit Daerah Merah Putih, Rumah Sakit RS Aisyiyah Muntilan dan Rumah Sakit Syubbanul Wathon.

“Perlu kita sampaikan bahwa kasus COVID-19 di Kabupaten Magelang masih cukup tinggi. Ini perlu kewaspadaan dan perlu kesadaran kita semuanya untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” tuturnya.

Pemkab Magelang saat ini juga menyiapkan tambahan ruang isolasi terpusat bagi pasien OTG COVID-19. Setelah RS Candi Umbul dan RS Bukit Menoreh, kini menyusul SKB Salaman dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Gulon Salam.

“Kita juga siapkan ruang isolasi terpusat yang tingkat Kabupaten Magelang, di Rumah Sakit Candi Umbul dan Rumah Sakit Bukit Menoreh. Kita akan siapkan di SKB Salaman serta di Puskesmas Pembantu Gulon Salam. Termasuk  nanti kita komunikasikan juga tempat milik Kemenkes , yakni Bapelkes juga,” kata Nanda.

Terkait kesediaan tabung oksigen bagi pasien covid yang dirawat, Nanda mengaku hal tersebut menjadi permasalahan.

“Tadi ada laporan dari Direktur RSUD Muntilan dan Merah Putih, memang ada kendala ketersediaan tabung oksigen,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya pihak Pemkab Magelang akan melapor ke pihak Pemprov Jawa Tengah.

“Kami akan lapor dan memohon agar ada kemudahan soal distribusi  tabung oksigen. Karena hal itu sangat dibutuhkan di ruang ICU, karena ruang ICU kita sangat penuh sehingga sangat membutuhkan,” tegasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less