Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kisah Unik Si Kembar Cantik Lulus Dengan IPK Sama di Untidar Magelang

Kisah Unik Si Kembar Cantik Lulus Dengan IPK Sama di Untidar Magelang

  • calendar_month Sab, 9 Mar 2024

BNews-MAGELANG Perayaan wisuda ke-66 Universitas Tidar (Untidar) di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 2 Maret 2024, menjadi sorotan dengan keberadaan dua wisudawati yang unik. Yuana Sari dan Yuani Saputri, yang akrab disapa Ana dan Ani, meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) yang sama persis, yaitu 3,76.

Ana dan Ani, yang berasal dari Pacitan, Jawa Timur, menyelesaikan pendidikan mereka di Program Studi S1 Akuakultur, Fakultas Pertanian Untidar. Sejak masa sekolah dasar hingga sekolah menengah kejuruan, mereka selalu berada di lingkungan yang sama.

“Kami memutuskan untuk kuliah di tempat yang sama sejak dari SD, SMP, SMK agar lebih nyaman dan praktis. Kami ingin menghindari kesulitan,” ujar Ana pada Rabu (6/3/2024).

Meskipun memiliki beberapa mata kuliah yang berbeda, Ana dan Ani tidak menyangka dapat lulus dengan IPK yang sama. Ani sering meraih nilai lebih tinggi daripada Ana.

“Kami masih bingung bagaimana bisa IPK kami sama, mengingat ada mata kuliah yang berbeda di antara kami. Namun, kami terkejut ketika mengetahui bahwa IPK kami identik,” ungkap Ana.

Ani juga mengakui bahwa mereka tidak saling berbagi informasi mengenai nilai IPK masing-masing sebelumnya. Mereka baru mengetahui kesamaan nilai tersebut setelah menerima pesan dari dosen melalui WhatsApp.

“Yuana mendapatkan pesan WhatsApp dari Ibu Dani yang memberitahu bahwa IPK kami sama. Kami baru sadar setelah memeriksa pesan tersebut. Ketika dipanggil untuk berdiri di dalam ruang wisuda, kami sungguh terkejut,” terang Ani.

BOROBUDUR NEWS UPDATE DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Kedua mahasiswa tersebut adalah anak dari pasangan petani bernama Bejo (56) dan Mistun (52). Kedua orang tua tersebut merasa bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh anak kembar mereka.

“Kami merasa bahagia, sebab anak-anak kami bisa mengejar cita-cita mereka. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Bejo.

Perasaan yang sama diungkapkan oleh Mistun. “Sangatlah membanggakan melihat mereka dapat mengejar pendidikan di Universitas Tidar,” tambahnya.

Ani dan Ana mengungkapkan bahwa orang tua mereka selalu menekankan pentingnya fokus dalam menempuh pendidikan, mengingat biaya yang tidak sedikit dikeluarkan.

“Orang tua kami selalu mengingatkan untuk rajin belajar, tidak boleh lengah, dan fokus pada kuliah karena biaya yang cukup besar harus dipertanggungjawabkan, seperti biaya kos dan lainnya,” papar Ani.

Rektor Untidar Prof Sugiyarto mengakui bahwa momen wisuda Ana dan Ani merupakan suatu kejadian yang sangat luar biasa dalam perayaan wisuda ke-66 tersebut.

“Kami bersyukur bahwa acara wisuda berlangsung lancar, namun yang menjadi sorotan adalah durasi studi mereka yang relatif singkat, lebih cepat dari yang diharapkan,” ucap Sugiyarto.

“Keberadaan wisudawan kembar memang telah terjadi sebelumnya, namun kali ini sungguh luar biasa karena selain kembar, IPK mereka pun sama persis,” tambahnya.

Kisah Ana dan Ani membuktikan bahwa upaya dan ketekunan yang besar akan membawa seseorang meraih prestasi, meskipun berasal dari latar belakang sederhana sebagai anak petani dari Kabupaten Pacitan. (*)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less