Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Korban Bertambah! Enam Warga Magelang Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Korban Bertambah! Enam Warga Magelang Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

  • calendar_month Kam, 9 Okt 2025

BNews—MAGELANG— Kasus dugaan pesta minuman keras (miras) oplosan di wilayah Kabupaten Magelang kembali memakan korban.

Jumlah korban tewas bertambah menjadi enam orang, setelah empat korban tambahan meninggal dunia pada Rabu (8/10/2025).

Seluruh korban diduga menenggak miras oplosan di sebuah gubuk yang berada di wilayah Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan.

Dua korban pertama yang meninggal dunia pada Selasa (7/10/2025) diketahui berinisial AS (26) dan JP (47), keduanya merupakan warga Gedongan Kidul, Desa Bondowoso.

Sementara pada sore harinya, seorang perempuan berinisial Y, warga Borobudur, juga dilaporkan meninggal; setelah diduga ikut dalam pesta miras oplosan yang digelar pada Minggu (5/10/2025) dini hari.

Kasus ini kembali bertambah tragis setelah pada Rabu (8/10/2025), tiga korban lainnya meninggal dunia. Mereka adalah R (34), PI (41), dan S, warga Brontokan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan.

Ketiganya sempat mendapatkan perawatan di RSUD Merah Putih Magelang, namun nyawanya tak tertolong.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol La Ode Arwansyah membenarkan bahwa total korban meninggal dunia akibat dugaan pesta miras oplosan tersebut mencapai enam orang.

“Kemarin habis rilis (Selasa) kan ada dua orang (meninggal dunia). Ternyata, sorenya itu ada perempuan yang meninggal. Namun tidak disampaikan ke pihak Polresta, terus menyusul hari ini ada tiga di RSUD Merah Putih. Jadi total ada enam,” kata La Ode.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, seluruh korban diduga berasal dari satu kelompok yang sama. “Ternyata setelah diselidiki itu masih satu kelompok. Termasuk yang perempuan itu,” sambungnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa para korban mengonsumsi minuman keras pada Minggu (5/10/2025) dini hari. Namun, karena sebagian besar korban sudah meninggal dunia, keterangan yang diperoleh dari saksi masih terbatas.

“Informasi yang kita dapat sedikit. Karena korbannya tidak sempat kita interogasi sudah ada yang meninggal dunia. Sehingga kurang keterangan untuk mengetahui apakah minum lagi atau tidak. Namun, informasi terakhir itu mereka minum bersama di Minggu,” imbuh La Ode.

Sementara itu, Kapolsek Mertoyudan AKP Aris Mulyono juga membenarkan penambahan korban meninggal dunia akibat dugaan miras oplosan tersebut.

“Pada Rabu ini, saya sampaikan ada informasi tiga orang meninggal dunia karena minuman alkohol. Yang mana rangkaiannya ada dua orang sebelumnya yang meninggal dunia di Dusun Gedongan Kidul, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan,” kata Aris saat ditemui di RSUD Merah Putih.

Ia menjelaskan, ketiga korban terbaru merupakan warga Brontokan, Desa Danurejo, dan diduga masih satu kelompok dengan korban sebelumnya.

“Yang hari ini yang terbaru ada tiga orang (meninggal) yaitu warga Brontokan, Desa Danurejo, Mertoyudan. Ketiganya masih diduga satu rangkaian dengan yang kemarin. Karena ini dari keterangan yang sebelumnya dari para saksi, sama dengan kemarin hingga meninggal dunia,” jelas Aris.

Hingga kini, Polresta Magelang bersama Polsek Mertoyudan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber dan jenis minuman keras yang dikonsumsi para korban. Polisi juga terus menelusuri kemungkinan adanya pihak yang menjual atau meracik miras oplosan tersebut. (*)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less