KPU Lakukan Pemetaan TPS, Jumlah DPT Pilkada Kota Magelang Diprediksi Bertambah
- calendar_month Jum, 31 Mei 2024

Ketua KPU Kota Magelang, Misbachul Munir
BNews—MAGELANG— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang melakukan pemetaan tempat pemungutan suara (TPS). Yang mana merupakan bagian dari tahapan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Ketua KPU Kota Magelang Misbachul Munir menyebut bahwa jumlah TPS di Kota Magelang pada Pilkada 2024 berpotensi berkurang dari jumlah TPS Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Sebab pada Pemilu, maksimal jumlah pemilih di setiap TPS adalah 300 orang. Sementara Pilkada 2024, jumlah pemilih untuk setiap TPS maksimal 600 orang.
”Bisa jadi berkurang separuh. Kalau kemarin (jumlah TPS) 353, mungkin (pada Pilkada) bisa kurang dari 200-an TPS,” ujar Munir usai acara media gathering di Trio Front One Resort Magelang, Selasa (28/5/2024).
Dia menjelaskan, pada pelaksanaan Pilkada nanti, hanya ada dua surat suara dan dua kotak suara yang digunakan. Berbeda dengan Pemilu lalu yang mana ada lima surat suara dan lima kotak suara.
”Kalau pada Pemilu ada lima kotak suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi serta DPRD Kota. Kalau ini ada dua untuk pemilihan wali kota-wakil wali kota dan pemilihan gubernur-wakil gubernur,” jelasnya.
Lanjut Munir, daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada 2024 diprediksi bakal bertambah. Hal itu dikarenakan adanya potensi penambahan jumlah pemilih.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Dia menyebut, daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) sudah turun. Namun, baru diteliti ulang oleh panitia pemilih kecamatan (PPK). “Takutnya masih terdata, tapi orangnya sudah tidak ada atau pindah memilih,” imbuhnya.
”DP4 Kota Magelang berjumlah sekitar 97.600 sekian. Kalau DPT kemarin sebanyak 97.109 orang. Ada peningkatan karena jarak penetapan DPT yang lalu sama yang sekarang cukup lumayan jadi kemungkinan ada orang pindah lalu masuk ke Kota Magelang. Kemudian, pemilih pemula yang kemarin belum cukup umur, sekarang sudah 17 tahun. Namun masih menunggu hasil dari pencocokan dan penelitian (coklit) untuk memastikan,” sambungnya.
Munir berharap, tingkat pertisipasi pemilih pada pilkada kali ini melebihi pemilu lalu. “Kalau (partisipasi pemilih) kemarin (pemilu) ada lebih dari 86 persen. Harapannya bisa sampai 90 persen,” harapnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar