Kronologi Wanita Asal Jogja Dibunuh Gegara Utang, Lalu Pelaku Gantung Diri

BNews—JOGJAKARTA— Kasus kriminal tak biasa dan langka terjadi di wilayah hukum kepolisian Sleman, Jogjakarta. Dimana, korban PRY, 40 ditemukan tewas di tepi sungai dengan luka serius, sementara pelaku SW, 69, memilih gantung diri setelah membunuh korban.

Kepala Unit Reskrim Polsek Sleman Inspektur Satu Eko Haryanto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan olah kejadian perkara, kejadian bermula saat pukul 05.30WIB. PRY ditemukan meninggal dengan luka yang dialami karena penganiayaan.

”Menutur keterangan saksi, saat itu PRY sedang mencuci pakaian di sungai tersebut,” katanya, Selasa (7/9).

Pria berinisial SW kemudian datang ke lokasi tempat PRY mencuci. Di lokasi tersebut, SW menagih utang sebesar Rp3 juta.

Namun PRY tidak belum punya uang sehingga belum sanggup membayar. Entah kenapa SW tiba-tiba emosi dan langsung melakukan pengaiayaan dengan cara memukul batu mengenai rahang dan tengkuk korban.

”SW atau korban ini diseret ke tepi sungai sehingga korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Usai kejadian, SW lalu pulang ke rumah. Pelaku kemudian menyampaikan kepada Eko Susanto, yang merupakan anak menantunya.

”Pelaku bercerita sudah membunuh PRY di sungai. Mendengar kabar tersebut, Eko kaget sekaligus takut, lalu keluar rumah menyampaikan kepada tetangga dan RW setempat bahwa ayahnya telah membunuh PRY di sungai,” ucapnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Saat Eko kembali lagi ke rumah bersama Ketua RW setempat, ternyata pelaku sudah ditemukan meninggal dengan caraa gantung diri di depan pintu kamar rumahnya. ”Jadi SW ini usai membunuh orang, lalu bunuh diri di rumah,” terangnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan olah TKP di dua lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa sepasang sandal warna ungu milik korban PRY di sungai. Sedang di rumah pelaku atau SW mengamankan barang bukti tali tampar warna biru yang untuk gantung diri.

Petugas kepolisian sudah menemui keluarga kedua belah pihak, baik keluarga SW dan PRY. Mengingat pelaku dalam kejadian ini sudah meninggal, otomatis kasus ini sudah selesai.

”Pihak keluarga korban juga sudah menerima kejadian tersebut,” tegasnya. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: