Kunjungi Asrama Mahasiswa Papua di Semarang, Ganjar Serahkan Bantuan

BNews—SEMARANG— Penghuni Asrama Mahasiswa Papua di Kota Semarang menerima bantuan sembilan bahan pokok (sembako) dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kunjungan tak terduga orang nomor satu di Jateng ini semula hanya ingin melihat kondisi mahasiswa selama pandemi covid-19.

Bantuan yang diberikan Ganjar disambut rasa syukur para mahasiswa. Sebab, secara kebetulan, pihak asrama sedang mengupayakan bantuan dari Pemprov Papua. Namun bantuan yang dimaksud belum kunjung datang.

Saat Ganjar datang, beberapa mahasiswa Papua nampak sedang duduk santai di teras asrama. Mereka langsung bergegas berlari menghampiri dan membangunkan beberapa teman yang masih tertidur.

Meski singkat, pertemuan antara mahasiswa Papua dengan Ganjar berlangsung hangat dan penuh canda tawa. Kepada Ganjar, semua mahasiswa Papua yang ada di Jalan Tegalwareng Kota Semarang itu mengatakan dalam kondisi sehat.

”Alhamdulillah, semuanya sehat. Mereka di sini semangat dan pintar memasak. Saya sudah kangen berkunjung ke Papua, kangen makan Papeda,” kata Ganjar.

Baca juga: Percepat Penanganan, Jateng Bakal Semakin Banyak Laboratorium Tes Covid-19

Ia bahkan menyempatkan diri memesan Papeda kepada mahasiswa Papua itu. Namun, mereka tidak dapat memenuhi. Mengingat, bahan pembuatannya tidak ada di Semarang.

”Mintalah dikirim dari kampung, nanti kita pesta Papeda di sini. Sambil bakar batu, kan, asyik,” pintanya.

Tak sekedar menanyakan kabar, kedatangan Ganjar ke tempat itu juga untuk memberikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan lain. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu mahasiswa Papua di Semarang selama wabah COVID-19 ini.

”Nanti saya bantu kirim sembako, jadi kalian nggak repot. Jaga kesehatan, kalau keluar pakai masker. Jangan lupa cuci tangan dan rajin olahraga. Kalau perlu apa-apa, telepon saya,” tutur Ganjar sambil melanjutkan perjalanan dengan sepedanya.

Satu jam setelah Ganjar pulang, bantuan mulai datang. Bahan pangan berupa beras, mie instan, buah-buahan, masker dan hand sanitizer itu diterima langsung oleh pengurus asrama.

Salah satu pengurus asrama Papua di Semarang, Ernest Rumadas mengaku tidak menyangka mendapat kunjungan mendadak dari Ganjar. Bahkan, pihaknya tidak pernah menerima kabar hingga membuat mereka tidak menyiapkan apapun.

”Kami tidak menyangka sama sekali. Pagi-pagi sedang duduk santai, dikunjungi Pak Ganjar. Ini luar biasa sekali bagi kami,” ujar Ernest, sumringah.

Ernest menerangkan, di asrama ada 20 mahasiswa asal Papua. Pandemi covid-19 diakui memang cukup berdampak pada seluruh mahasiswa. Sementara itu, pihaknya tengah mengupayakan adanya bantuan dari Provinsi Papua kepada mereka.

”Bantuan dari Papua belum datang, ini dari Jateng justru sudah datang. Tadi pagi Pak Gubernur bilang segera kirim bantuan,” terang dia.

”Tidak menyangka dalam waktu satu jam, bantuan sudah datang. Saya mewakili teman-teman Papua di asrama ini mengucapkan terimakasih,” imbuhnya. (lhr/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: