Kurir Narkoba Ditangkap di Kota Magelang

BNews—MAGELANG—Sat Res Narkoba Polres Magelang Kota berhasil mengamankan kurir narkotika jenis sabu pada 11 Juni 2020 lalu. Pelaku berinisial YW alias Gendok, 29, beralamat Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ari Setyawan menuturkan peristiwa penangkapan bermula saat pihaknya mendapat informasi pada Rabu (10/06/2020) sekira pukul 19.00 WIB. Bahwa seorang pria bernama Gendok sering bertransaksi narkotika

“Satu hari setelah adanya laporan, petugas langsung melakukan pemantauan di TKP penangkapan yakni di sekitar Jambon dan Gang Gesikan Kelurahan Cacaban. Sekira pukul 17.30 WIB, petugas melihat gerak gerik seorang pria yang mencurigakan,” katanya, saat ungkap kasus di MaPolres Magelang Kota, kemarin (06/07/2020).

Lanjut Nugroho, setelah melihat pria mencurigakan tersebut, petugas langsung mengamankannya. Kemudian melakukan penggeledahan badan dan ditemukan satu timbangan digital, uang sebesar Rp. 200 ribu dan satu handphone.

”Petugas menginterogasi YW dan ia mengaku menyimpan narkotika jenis sabu dirumahnya. Langsung saja petugas menuju rumahnya dan menggeledah kamar. Ditemukan tiga paket narkotika jenis sabu beserta alat hisab bong dan beberapa barang yang berkaitan dengan narkotika,” jelas Nugroho.

Barang bukti berupa dua unit handphone, satu timbangan digital beserta kardus pembungkusnya, Uang Rp 200 ribu dengan pecahan Rp 50 ribuan, tiga plastik klip kecil yang diduga berisi sabu, satu tas kresek warna hitam, satu pipet kaca dan 12 plastik klip kecil.

Kemudian, satu bungkus plastik, satu sedotan dan satu sendok yang terbuat dari sedotan. Satu potong sedotan besar berwarna bening, satu sedotan berwarna hijau, satu dompet berwarna hijau, satu korek api berwarna merah dan dua alat hisap.

”Pelaku YW berserta barang bukti langsung dibawa ke kantor Sat Res Narkoba Polres Magelang Kota guna proses penyidikan lebih lanjut,” papar Nugroho.

Download Musik Keren Disini

Pelaku yang melanggar Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, terancam hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak  Rp. 8 miliyar. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: