Mahasiswa PPMT UNIMMA Optimalkan Manajemen Produksi UMKM Melalui Aplikasi

BNews–MAGELANG– Usaha Miro Kecil Menengah (UMKM) Lancar Jaya Handycraft merupakan salah satu usaha kerajinan kayu dan juga souvenir. Usaha tersebut berlokasi di Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang dengan omzet yang cukup tinggi.

Dalam pemasarannya UMKM Lancar Jaya Handycraft sudah berjalan dengan baik dengan jangkauan pemasaran hingga ke luar negeri. Namun, kendalanya pada sistem pembukuan di bagian produksi yang masih menggunakan sistem manual.

Hal tersebut yang mengakibatkan data kurang akurat dan hilangnya data sehingga berdampak pada biaya produksi. Oleh sebab itu pendampingan soal pembukuan sangat diperlukan.

Dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) hadir melalui kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) . Mereka membantu UMKM Lancar Jaya Handycraft agar optimal  dengan menganalisa sistem produksi.

Dimana sebelumnya manual kemudian membangun  aplikasi untuk sistem manajemen produksi berbasis website.

Kegiatan PPMT tersebut beranggotakan lima mahasiswa yaitu Afwan Ghiffari, Catur Pamungkas, Febri Kurniawan, Padyan Farhaani Yadhaningrum, Anindita Lintang Damayanti Geraldine. Serta Diketuai oleh Maimunah SSi MKom selaku dosen pembimbing.

Dalam produksinya, UMKM Lancar Jaya melalui tiga workshop. Yakni Workshop pembahanan, produksi dan finishing.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Setiap kegiatan dalam workshop tidak tercatat dengan baik seperti data ukuran kayu yang digunakan. Kemudian dari lembar kayu tersebut dibuat menjadi produk hingga tahap finishing produk yang adakalnya mengalami reject atau tidak tidak memenuhi quality control.

Proses pencatatan produksi secara manual tersebut mengakibatkan kerugian bagi UMKM Lancar Jaya.

Pelatihan Pembukunan managemen UMKM menggunakan aplikasi
Pelatihan Pembukunan managemen UMKM menggunakan aplikasi

Berdasarkan hal tersebut, maka perlu adanya sebuah aplikasi sistem manajemen produksi sehingga dapat mengontrol jumlah bahan baku; jumlah bahan jadi serta biaya produksi sehingga dapat menentukan harga jual produk dengan tepat.

Afwan selaku ketua kelompok PPMT mengatakan bahwa aplikasi yang telah dibuat dapat digunakan untuk mengoptimalkan manajemen produksi UMKM. “Hal ini sehingga dapat mendukung kegiatan UMKM dalam menjalankan usahnya,” katanya.

Tentunya kegiatan ini mendapat respon positif dari pemilik UMKM tersebut yakni, Rozaq. Ia mengapresiasi dan memberikan ucapatan terimkasih kepada kelompok PPMT tersebut.

“Terima kasih karena sudah membantu kami mempermudah proses pembukuan dan pencatatan di bagian produksi. Semoga aplikasi yang sudah dibuat dapat digunakan dengan baik,” ujarnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: