Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Makam dan Jenazah Mbah Celeng Akan Direlokasi Karena Terdampak Tol Jogja, Kraton Turun Tangan

Makam dan Jenazah Mbah Celeng Akan Direlokasi Karena Terdampak Tol Jogja, Kraton Turun Tangan

  • calendar_month Kam, 16 Jan 2025

Diberitakan Tribunjogja.com pada Desember 2024, Makam Kyai Kromo Ijoyo atau Mbah Celeng, yang tergerus pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2 di Padukuhan Ketingan, Kalurahan Tirtoadi, Mlati, Kabupaten Sleman bakal dipindahkan 2025.

Tahapan relokasi, dimulai dengan menyiapkan area komplek makam pengganti, yang kini pembangunannya sudah mencapai 80 persen.

“Kalau sekarang (pembangunan area makam penggantinya) sudah mencapai 80 persen. (Di komplek makam pengganti) sudah dicor.

“Nanti ada pagarnya, tinggal di lepo sama nanti ada ornamennya,” kata Pejabat Humas PT Adhikarya Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2, Agung Murhandjanto, Senin (30/12/2024).

Kyai Kromo Ijoyo merupakan seorang tokoh yang dihormati sebagai leluhur dan tokoh adat masyarakat setempat.

Sebab itu, makam yang dipercaya sebagai tokoh pertama penghuni dusun Ketingan ini dipindahkan tidak jauh dari lokasi semula.

Artinya, lahan yang disiapkan sebagai tempat relokasi makam ini masih diseputar dusun Ketingan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK)

Komplek makam pengganti didesign lebih tinggi, sehingga dibuat tangga bagi orang yang akan berziarah.

Posisi lubang makam disiapkan di bagian tengah.

Nantinya, ada pagar yang mengitari komplek makam. Kemudian dilengkapi gapura dan ornamen kuncup melati seperti ciri khas dari bangunan Keraton Ngayogyakarta.

Meski pembangunan komplek makam pengganti sudah cukup signifikan, namun rencana pemindahan makam direncanakan tahun depan.

“Prosesi pemindahan direncanakan pertengahan 2025. Sekarang sudah 80 persen.

Nanti di pertengahan tahun depan, komplek makam pengganti otomatis sudah selesai, ketika makam akan dipindahkan,” ujar dia.

Carik Kalurahan Tirtoadi, M. Ridwan sebelumnya telah menyampaikan jika lahan relokasi untuk pemindahan makam Kyai Kromo Ijoyo lokasinya berada tidak jauh dari makam semula dan masih berada di dusun Ketingan.

Lebih tepatnya berada di sisi timur pemukiman dusun Ketingan, sebelah utara trase jalan tol. Lahan yang disiapkan lebih kurang seluas 200 meter persegi.

“Relokasinya di lahan sawah yang kurang produktif. Di sisi timur pemukiman dusun Ketingan. Luasnya kalau tidak salah 200 meter persegi,” katanya. (*/tribun)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less