Makna Dan Nilai Sepak Bola Api Indonesia Yang Penuh Sarat

BNews–NASIONAL– Salah satu olah raga yang banyak digemari di dunia adalah sepak bola. Namun ada yang menarik di Indonesia, bahwa ada sepak bola yang tidak seperti biasanya dan terbilang ekstrem.

Sepak Bola versi ekstrem ini dikenal dengan permainan sepak bola api. Seperti di Sumba Barat permainan ini biasa dimainkan dan disebut dengan nama Laliang. Di Pulau jawa permainan tersebut juga kerap dimainkan oleh murid-murid di pesantren.

Umumnya permainan ini muncul saat bulan Ramadan. Dalam rangka menyambut bulan suci, permainan tersebut pun sering dimainkan setelah tarawih.

Bola dalam permainan ini terbuat dari kelapa tua yang sebelumnya airnya telah dibuang. Bongkahan sabut yang berbentuk bundar kemudian direndam beberapa hari dalam minyak tanah, sehingga terserap oleh serat-seratnya dan selanjutnya dapat terbakar.

Sama seperti permainan sepak bola pada umumnya, pemenang dalam permainan ini ditentukan lewat gol yang di hasilkan. Namun ada beberapa hal berbeda yang tidak akan ditemuipada sepak bola biasa.

Pertama jumlah pemain yang turun ke lapangan hanya sekitar lima orang hal ini diikuti dengan keadaan pemain tidak menggunakan alas kaki. Selain itu karena lebih bersifat hiburan, durasi dari permainan tersebut pun fleksibel, tak ada aturan baku terkait waktu permainan.

Satu larangan penting yang harus diperhatikan adalah larangan untuk menyundul bola. Hal tersebut dilarang mengingat cipratan api yang dapat terkena wajah atau mata jika dilakukan.

Ritual khusus sebelum permainan

Bermain bola dengan api tentu saja penuh dengan risiko, maka dalam permainannya ada beberapa hal yang dilakukan sebelum para pemain memulainya.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah puasa selama sebulan, salah satunya puasa putih yang dilakukan selama lima hari. Puasa dilakukan dengan tujuan membersihkan diri para pemain. Selain puasa pemain juga harus menghindari makanan-makanan yang dimasak dengan api.

Sebelum memulai permainan, para pemain harus merendam kakinya di dalam air yang telah didoakan. Beberapa doa seperti asmaul husna, ismul adhom dan lainnya akan dibacakan oleh orang tertentu pada air rendaman.

Sebelum benar-benar turun ke lapangan pemain umumnya memakaikan minyak kelapa pada tangan maupun kaki untuk mengurangi potensi kulit yang terbakar.

Nilai-nilai dalam permainan

Walaupun terbilang berbahaya permainan sepak bola api penuh dengan pesan moral. Keberanian dan keyakian merupakan hal pertama yang harus dimiliki seseorang untuk ikut dalam permainan ini, tanpa hal tersebut tidak mungkin seseorang akan terlibat. Seperti sepak bola ada umumnya permainan ini juga menjunjung sportivitas dan kebersamaan.

Dengan tingkat cedera yang lebih tinggi dari olahraga biasa, pemain dituntut untuk berkompetisi dengan tetap memperhatikan keselamatan lawan maupun teman satu timnya dengan kadar yang lebih dari permainan bola biasa. Kemenangan bukanlah satu-satunya yang dikejar dalam permainan ini.

Selain kepada orang lain pemain juga dituntut untuk mawas diri. Berbagai ritual yang dilakukan adalah bentuk bagaimana manusia harus mempersiapkan diri secara matang dalam segala hal yang dilakukan dan tidak menyepelekan apapun.

Beberapa persiapan yang dilakukan juga banyak yang berhubungan dengan upacara keagamaan sehingga dapat menjadi salah satu pengingat para pemain untuk beribadah.

Kesempatan yang sama juga diberikan pada setiap kalangan tanpa membedakan gender-nya. Meski berbahaya, para santriwati juga kerap memainkan permainan tersebut. Tak ada larangan bagi perempuan untuk ikut berpartisipasi.

Walau terbuka untuk semua, permainan ini hanya dimainkan oleh remaja dan dewasa karena dianggap terlalu berbahaya bagi anak-anak.

Nilai-nilai yang terkandung sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari sebagai manusia. Selain menjadi olahraga dan hiburan para pemain dan penonton bisa mengambil pesan yang dapat diterapkan dalam kehidupannya. (GNews/*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: