Mandi di Kali Progo, Bocah Asal Bandongan Ditemukan Tewas Terseret Arus

BNews—BANDONGAN—Seorang bocah 9 tahun tewas tenggelam di sungai progo Rabu sore (4/9). Korban diketahui bernama Ahmad Muzaki, 9 asal Dusun Macanan Desa Sidorejo Kecamatan Bandongan.

Salah satu tetangga korban, Ali Ahmad, 31 saat dihubungi Borobudur News mengatakan bahwa awalnya sekitar pukul 14.00 wib korban sedang mandi bersama tiga teman sebayanya yakni Rehan, Arya dan Rafi. “Awalnya mereka berempat berenang di air yang dangkal, namun secara tidak sadar semakin ke lokasi air yang dalam,” katanya.

Karena belum mahir berenang korban yang akrab dipanggil Zaki tenggelam sekitar pukul 15.30 wib. “Ketiga temannya berhasil selamat dengan berpegangan sebuah batu, sedangkan Zaki dengan postur tubuh paling kecil tenggelam,”imbuhnya.

Ali menjelaskan juga sebenarnya saat itu ada tiga orang remaja sedang memancing tidak jauh dari lokasi kejadian tersebut. Namun diketahui mereka tidak berani menyelamatkan Zaki yang sudah tenggelam.

MIRIS : Zaki dalam foto yang dilingkari tewas setelah tenggelam di sungai progo (4/9)--(Foto--Istimewa)
MIRIS : Zaki dalam foto yang dilingkari tewas setelah tenggelam di sungai progo (4/9)–(Foto–Istimewa)

“Ketiga remaja tadi sudah berupaya menolong korban namun sudah tidak sempat. Kemudian ketiga remaja itu mengantar tiga teman korban pulang sekaligus meminta pertolongan warga,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, salah satu warga melaporkan ke perangkat desa, Polsek Bandongan, Koramil Bandongan, SAR Kabupaten Magelang dan BPBD Kabupaten Magelang. “Tidak berselang lama sekitar pukul 16.30 petugas gabungan tiba dilokasi dan melakukan persiapan penyelaman mencari korban,” paparnya.

BACA JUGA : Penelitian Ini Buktikan Malas Bangun Pagi Tanda Orang Pintar

Sekitar pukul 17.30 wib proses pencarian dimulai oleh tim gabungan. “Sekitar 30 menit proses pencarian, jenazah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tenggelam dibawah arus sungai. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tidar Magelang untuk pemeriksaan,” ungkap Ali.

Zaki diketahui seorang murid kelas 4 di MI Muhammadiyah Sidorejo Bandongan. Dirinya merupakan putra dari Wahono.

“Jenazah korban sudah dibawa pulang ke rumah duka Bandongan dan dimakamkan malam itu juga sekitar pukul 21.00 wib,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: