Mantap-mantap di Pematang Sawah Dekat RSUD, 2 PSK dan 3 Pria Diamankan

BNews—JATENG— Setidaknya dua perempuan dan tiga laki-laki ditangkap petugas gabungan. Mereka diamankan dalam sebuah operasi penyakit masyarakat (pekat) dengan sasaran praktik prostitusi di wilayah perbatasan Kecamatan Bendosari dan Kecamatan Sukoharjo tepatnya di area persawahan dekat dengan RSUD Ir Soekarno, Sukoharjo. 

Kapolsek Bendosari Iptu Liyan Prasetyo mengatakan, operasi pekat dilakukan setelah ada laporan masyarakat terkait penyalahgunaan di area persawahan dipakai sebagai tempat mesum. Dilokasi juga digunakan untuk praktik prostitusi setelah masyarakat sering melihat ada orang bukan pasangan resmi berada di sana saat kondisi gelap malam hari.

Atas laporan masyarakat tersebut, Polsek Bendosari menurunkan petugas untuk melakukan pengintaian. Polisi kemudian langsung bertindak setelah menemukan sasaran orang berkumpul diduga berbuat mesum di area persawahan.

”Saat didatangi petugas orang yang diduga berbuat mesum langsung melarikan diri. Beberapa orang berhasil kabur namun ada lima orang ditangkap petugas. Tiga orang diantaranya laki-laki dan dua perempuan,” kata Liyan, Sabtu (19/6).

Usai ditangkap, petugas kemudian melakukan pendataan dan meminta keterangan kelima orang tersebut. Hasilnya diketahui bahwa dua orang perempuan yang ditangkap merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Sedang tiga orang laki-laki merupakan pelanggan. Mereka yang ditangkap bukan warga Sukoharjo melainkan hanya pendatang.

”Dalam operasi petugas menemukan ada beberapa pasangan sedang berduaan di lokasi di area persawahan. Dua perempuan dan tiga laki-laki tertangkap dan sudah didata dan dimintai keterangan,” ujarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Polsek Bendosari akan terus melakukan patroli dan operasi pekat mengingat lokasi di area persawahan sering dikeluhkan masyarakat karena dipakai sebagai tempat mesum. Praktik prostitusi dengan adanya temuan PSK dan pelanggan justru berasal dari luar Sukoharjo.

“Kondisi dilokasi memang sepi dan gelap karena di area persawahan jadi disalahgunakan. Kedepan akan diperbanyak patroli dan operasi pekat karena memang banyak laporan masyarakat,” lanjutnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo, Satpol PP Sukoharjo ikut mengintensifkan patroli wilayah untuk menjaga kondusivitas Sukoharjo. Mengingat sekarang masih pandemi virus Corona.

”Operasi pekat juga digelar dibeberapa wilayah dengan berbagai sasaran seperti praktik prostitusi, minuman keras, rokok ilegal, PGOT. Termasuk pelanggaran protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona,” imbuhnya. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: