Mengenang Firman Pelari Borobudur Marathon yang Meninggal Jelang Finish

BNews—BOROBUDUR— Tahun lalu even Borobudur Marathon 2018 meninggalkan duka. Satu pelari meninggal dunia jelang finish.

Pelari bernama Firman Aswani menambah daftar peserta lomba lari maraton yang meninggal. Pria berusia 23 tahun itu mengembuskan napas terakhirnya setelah tumbang jelang finsih.

Advertisements
data-ad-client="ca-pub-7527045268089399" data-ad-slot="4730062367">


Korban yang tak sadarkan diri kemudian dilarikan ke rumah sakit. Firman kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.


Kesiapan fisik dan mental pelari memang diperlukan. Apalagi, track borobudur marathon memiliki turunan dan naikan yang cukup banyak.

Loading...

Tahun ini, Borobudur Marathon kembali digelar. Sekitar 11 ribu pelari bakal mengikuti Borobudur Marathon 2019 yang mengambil titik start di Taman Lumbini, Kompleks Candi Borobudur, Magelang, besok Minggu (17/11). 

Dari angka itu, terdapat 350 pelari internasional dari 35 negara. Sisanya pelari nasional dan lokal. 

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinung Nugroho Rachmadi mengatakan, jumlah peserta dari internasional memang meningkat dibanding tahun lalu. Tahun lalu hanya sekitar 150 peserta mancanegara. 

“Tahun ini menjadi 350 peserta dari 35 negara,” ucapnya.

Sinung menerangkan, bertambahnya jumlah pelari dari luar negeri akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Dari survey pelaksanakan Borobudur Marathon sebelumnya, perputaran uang saat event tersebut tiap tahun terus meningkat. (wan/her)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: