Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » MEWEK !! Kakek Penjual Perabot Tukar Sendok Demi Sepiring Nasi Karena Kelaparan

MEWEK !! Kakek Penjual Perabot Tukar Sendok Demi Sepiring Nasi Karena Kelaparan

  • calendar_month Jum, 6 Okt 2023

BNews-NASIONAL– Ada kisah yang mengharukan tentang seorang kakek penjual perabot yang harus bertukar sendok dengan sepiring nasi karena kelaparan. Kisah itu viral setelah videonya bereda di media sosial.

Dalam video yang menjadi viral di media sosial, terlihat jelas betapa kakek itu meringis kelaparan tanpa memiliki uang. Kisah ini dikutip dari akun TikTok @kisahharumereka yang menceritakan bahwa pengunggah saat itu sedang makan di sebuah warung pinggir jalan. Tanpa diduga, kakek penjual perabot tiba-tiba mendekat.

Awalnya, pengunggah mengira bahwa kakek tersebut akan menawarkan perabotan kepada pemilik warung. Namun ternyata, kakek itu datang karena merasa lapar dan ingin makan, namun tidak memiliki uang karena dagangannya belum laku. Hal itu dikisahkan dalam caption yang dituliskan oleh pengunggah.

Yang membuat cerita ini semakin menyentuh hati adalah ketika kakek tersebut berbagi cerita pilunya tentang kelaparan yang dialaminya. Ia kemudian menawarkan untuk menjual sendoknya kepada pemilik warteg sebagai gantinya bisa mendapatkan sepiring nasi.

Saya tergerak hati ketika mendengar kata-kata sang kakek, “Hoyong makan, tapi ngical sendok. Lapar da ti enjing kukurilingan can aya nu laku.” Dalam bahasa Sunda, kakek itu mengungkapkan betapa ia ingin makan, namun terpaksa menjual sendoknya karena dilihatnya barang dagangannya belumlah laku.

Setelah mendengar cerita pilu ini, pengunggah video tersebut dengan tulus mengajak kakek tersebut untuk segera makan dan akan membayarnya. Namun sang kakek tetap bersikeras untuk menukarkan sendoknya dengan sepiring nasi, karena ia tidak ingin merepotkan orang lain.

Setelah berhasil meyakinkan sang kakek, akhirnya ia pun mulai menikmati makanannya dengan lahap. Seporsi penuh makanan itu telah habis dimakan olehnya. Kemudian, pengunggah video membayar makanan bagi sang kakek dan tidak hanya itu, ia juga memutuskan untuk membeli perabotan yang dijual oleh sang kakek.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kakek itu ternyata menjual perabotan dengan gerobak yang di dorong dengan tangan, sambil berjalan dengan kaki yang terpincang-pincang. Ketika ditanya mengapa kakinya sakit, sang kakek menjawab bahwa itu karena asam urat. Mendengar jawaban tersebut, pengungah terharu karena sang kakek memaksakan diri untuk tetap berjualan meski dalam kondisi yang tidak sehat.

Dalam akhir cerita, disebutkan bahwa pengungah video memberikan uang sebesar Rp100 ribu kepada sang kakek. Sang kakek sangat kaget karena harga perabotan yang ia jual tidak sampai sebesar itu. Betapa terharunya sang kakek saat mengetahui bahwa uang tersebut diberikan kepadanya, ia pun menangis dan mengucapkan rasa syukurnya. Sang kakek tidak lupa unuk mengucapkan terima kasih dengan perkataan, “Hatur nuhun pisan.”

Kisah ini mengingatkan kita bahwa terkadang kita seringkali melupakan betapa beruntungnya kita. Sebagaimana yang ditulis oleh akun @fitr***, “Sebenarnya mereka berusaha bukan untuk menjadi kaya, tetapi hanya untuk menyambung hidup. Ya Allah, ternyata aku kurang bersyukur.”

Dalam dunia yang semakin didominasi oleh pembelian online, kita seringkali lupa bahwa masih ada orang-orang yang mencari nafkah dengan berjualan seperti sang kakek ini. Seperti yang dikatakan oleh akun @mot***, “Kasian beliau.. kebanyakan beli online sekarang, sampai lupa kita ada yang mencari nafkah seperti bapak ini berjualan.”

Inti kisah ini bukan hanya tentang kebaikan yang ditunjukkan oleh pengunggah video tersebut, tetapi juga tentang pentingnya memberi makan kepada orang yang kelaparan. Seperti yang disampaikan oleh akun @capr***, “Memberi orang makan gede pahalanya apalagi dalam keadaan lapar dan haus.”

Kisah ini memberikan kita pelajaran berharga tentang kepedulian, rasa syukur, dan memberi kepada mereka yang membutuhkan. Mari kita belajar dari kisah ini dan berusaha memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, karena dengan sedikit perhatian kita dapat membuat perbedaan besar dalam hidup seseorang. (*)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less