Miris! Kasus Pelecehan Anak di Sukabumi: Korban Dicekoki Miras dan Video Disebar di Media Sosial
- calendar_month Sen, 2 Jun 2025

ilustrasi korban pelecehan seksual
BNews-NASIONAL- Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang gadis berusia 13 tahun diduga menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh teman sebayanya.
Kejadian ini memicu keprihatinan publik, apalagi tindakan tersebut dilaporkan disertai dengan penganiayaan dan penyebaran video di media sosial.
Dikutip dari detikJabar, insiden tersebut terjadi pada Sabtu (24/4/2025).
Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat dicekoki minuman keras, kemudian dilecehkan dan dianiaya oleh empat orang pelaku.
Ironisnya, aksi tidak terpuji ini direkam dan sempat tersebar melalui media sosial, sehingga menambah trauma bagi korban dan keluarganya.
“Masih proses penyelidikan, mau kita gelarkan naik sidik (penyidikan),” ujar Kanit PPA Polres Sukabumi, Ipda Agus Murtado, saat dikonfirmasi detikJabar pada Senin (2/5/2025), membenarkan adanya peristiwa tersebut.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Agus Murtado, yang akrab disapa Ado, juga menegaskan bahwa baik pelaku maupun korban masih berstatus di bawah umur. “Iya, pelaku-pelaku masih pelajar di bawah umur,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Simpenan, R Ade Akhsan Bratadiredja, turut membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa informasi awal diterima dari Kepala Desa setempat.
“Informasi dari pak Kades, benar kang. Sudah saya tugaskan Opsiga (Operator Sistem Informasi Gender dan Anak) untuk berkoordinasi dengan dinas terkait,” jelas Akhsan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa telah dilakukan koordinasi lanjutan dengan pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
“Tadi pagi saya sudah informasikan langsung ke pak kepala dinas DP3A. Rencana hari Rabu (4/5/2025) akan ada tim ke lapangan demikian,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani



Saat ini belum ada komentar