Misteri Kematian Pelajar SMP Jogja, Polisi Dalami Sosok Teman Dekat Ibu Korban
- calendar_month Sab, 7 Agu 2021

Polisi melakukan olah TKP di rumah korban SYP di Sleman Jogjakarta. (foto: ist)
BNews—JOGJAKARTA— Kasus pembunuhan pelajar SMP, SYP yang berusia 15, maish menjadi misteri. Polisi hingga saat ini terus memburu pelaku pembunuhan tersebut.
Sejauh ini beredar informasi jika pelaku pembunuhan merupakan teman dekat Ibu korban. Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi saat dimintai konfirmasi mengatakan masih melakukan pendalaman tentang dugaan keterlibatan teman dekat Ibu korban.
”Ya informasi itu masih kita dalami. Moga-moga segera bisa mengungkap,” kata Wachyu, Jumat (6/8/2021).
Wachyu mengaku pihaknya masih memeriksa saksi-saksi guna mengungkap pelaku pembunuhan ABG itu. Ada sekitar enam saksi yang diperiksa untuk dimintai keterangan.
”Sementara kita masih memeriksa saksi-saksi. Ya ini masih kita kerjakan, kita diback-up juga dengan Jatanras Polda untuk membantu ini,” ungkapnya.
”Saksi sekitar 6 orang,” sambung Wachyu singkat tanpa memerinci saksi yang sudah diperiksa.
Sebelumnya diberitakan, SYP ditemukan dalam kondisi tewas terluka oleh Ibunya pada Rabu (28/7) malam. Dari hasil penyelidikan sementara diduga korban dibunuh saat sendirian di dalam rumah.
’Iya (korban cuma sendiri di rumah). Ibunya baru di luar. Info yang kami dapat seperti itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Kalasan Iptu Sri Pujo.
Pujo mengatakan dari informasi yang diterimanya tidak terdengar keributan dari dalam rumah korban. Warga baru berdatangan setelah mendengar Ibu SYP meminta tolong.
Sebelum tewas korban disebut sempat mengirim pesan kepada ibunya. Namun, saat sang Ibu tiba di rumah korban sudah dalam keadaan tertelungkup dan bersimbah darah.
”(Saat pulang) korban sudah dalam keadaan tertelungkup, meringkuh gitu. Terus ditolong Ibunya, disekep Ibunya. Korban sempat WA minta Ibunya pulang sampai di rumah sekitar jam 8 (malam) korban sudah berlumuran darah,” sambungnya.
Pujo menduga, berdasarkan bekas luka, diduga korban sengaja dibunuh. ”(Korban) Bersimbah darah. Lukanya di kepala belakang, atas, mulut sobek. Diduga sengaja dibunuh. Intinya seperti itu. Sama (luka) perut,” tegasnya. (ifa/han)
About The Author
- Penulis: BNews 3




Saat ini belum ada komentar