Motif Pengeroyokan Penjual Durian di Magelang Terungkap: Diduga Akibat Dendam dan Mabuk
- calendar_month Sen, 5 Mei 2025

Polresta Magelang Lakukan Otopsi Jenazah Joko Susilo di Pakis, Dugaan Kematian Masih Diselidiki
Menurutnya, penyelidikan dilakukan secara ilmiah agar penerapan pasal hukum tepat dan adil. Berdasarkan informasi saksi, korban sempat mengalami dua kali pengeroyokan oleh dua kelompok berbeda.
“Kita penyelidikan upayakan secara saintifik. Supaya penerapan pasalnya tepat. Jadi memang hasil penyelidikan-penyelidikan kita; bahwa sebelum ditemukan di pinggir jalan, malam harinya (Rabu malam) korban dikeroyok di terminal (Tegalrejo). Tapi saksi melihat korban masih hidup, masih naik motor sendiri. Ini masih kita dalami,” lanjutnya.
Dalam kasus ini, keterangan dari saksi-saksi menyebut bahwa korban mengalami dua kali pengeroyokan.
“Yang jelas (keterangan saksi), dia dua kali mengalami pengeroyokan dengan dua kelompok yang berbeda. Ini yang kedua, yang tiga orang sudah kita amankan,” kata Herbin.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Pertama, kejadian pengeroyokan diduga pelakunya tiga orang yang masih dalam pengejaran sampai sekarang,” tambahnya.
Sebelumnya, jenazah JS ditemukan di selokan kawasan Krajan, Desa Tegalrejo.
Petugas yang menerima laporan dari warga langsung menuju lokasi dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban sempat dievakuasi ke RSUD Tidar, Kota Magelang, lalu dimakamkan. Namun karena ditemukan kejanggalan, makam korban kemudian dibongkar untuk dilakukan autopsi lanjutan. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar