Mutasi dan Rotasi 179 Pejabat Pemkot Magelang, Wali Kota: Salah Satu Reformasi Birokrasi

BNews—MAGELANG— Untuk pertama kali era kepemimpinan Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur melakukan mutasi dan rotasi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Magelang.

Total ada 179 ASN yang dilantik, baik secara langsung di Pendopo Pengabdian Rumah Jabatan Wali Kota Magelang dan virtual dari kantor OPD masing-masing, pada Jumat (3/8/2021). Jumlah tersebut meliputi pejabat Eseleon II (9 orang), Eseleon III (49 orang), Eselon IV (102 orang) dan Fungsional (19 orang).

Wali Kota Magelang, dr. Muchamad Nur Aziz mengatakan, mutasi dan rotasi jabatan adalah bagian dari pengkaderan peningkatan kompetensi para ASN. Dokter Aziz berharap jabatan yang baru saja diemban ini selalu dilandasi dengan rasa keikhlasan dan pengabdian.

Menurutnya, alasan rotasi dan mutasi ini tidak semata karena penyegaran. Tapi lebih dari itu, merupakan penyesuaian perubahan di dalam aturan Pemerintah Pusat. Menurut rencana, seluruh ASN nantinya akan dijadikan pejabat fungsional.

“Jadi dilantik dulu. Nanti dijadikan fungsional. Salah satu reformasi birokrasi begitu” terang Dokter Aziz.

Sebagai informasi, ada beberapa jabatan yang kosong karena rotasi ini, antara lain Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR), dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Dokter Aziz menyatakan, jabatan strategis penanganan pandemi Covid-19, yaitu Kepala Dinkes Kota Magelang nantinya akan dilelang dan diseleksi secara ketat. Hal tersebut agar pejabat yang kelak bakal mengisinya, selain punya kompetensi dan profesinal, juga merupakan sosok terbaik.

“Kita memang benar-benar akan mengejar jabatan Dinkes. Covid-19 tidak hanya menjadi urusan Dinkes dan Dinsos saja, tapi semua OPD, dan Walikotanya. Namanya menurunkan itu tidak gampang, mesti kerja bareng-bareng,” ujarnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Lalu, Kepala Dinas Sosial yang semula diampu oleh Wulandari Wahyuningsih menjadi kosong karena dia dipindah menjadi Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Kemudian, Kepala DPU-PR terjadi kekosongan karena pejabat semula Chrisatrya Yonas Nusantrawan Bolla, dimutasi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah.

Kemudian, Kepala BPKAD Wawan Setiadi menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kepala Disperkim Handini Rahayu dimutasi menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Gunadi Wirawan yang semula menjabat Kepala Disnaker, dimutasi menjadi Asisten Pemerintahan Kesra Setda Kota Magelang. Kemudian, Arif Barata Sakti, yang semula menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) dimutasi menjadi Kepala Disperpusip. Lalu, Isa Ashari resmi dilantik sebagai Kepala BKPP.

Selanjutnya, Eselon III, salah satunya Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Kota Magelang definitif dijabat Triyamto Sutrisno, yang sebelumnya Kepala Bagian Tata Kepemerintahan Setda Kota Magelang.

Adapun Eselon II yang meliputi Kepala organisasi, asisten, dan staff ahli, salah satunya terdapat Agus Satiyo Haryadi resmi menjabat sebagai Kepala Badan Kesbangpol, menggantikan Hamzah Kholifi yang diangkat sebagai Staff Ahli Walikota Magelang.

Sedangkan pejabat di Eselon 4, diantaranya Kasubag Komunikasi Pimpinan Amalia Ila Diastri, digantikan oleh Desak Putu Henny Puspawati, yang sebelumnya Kasubid Penyusunan Rencana Pembangunan Bappeda. (*)

Sumber: Humas Magelang Kota

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: