Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Operasi Lilin Candi 2025 Digelar, 507 Personel Amankan Nataru di Magelang

Operasi Lilin Candi 2025 Digelar, 507 Personel Amankan Nataru di Magelang

  • calendar_month Sab, 20 Des 2025

BNews-MAGELANG – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Magelang bersama; Polresta Magelang menggelar Operasi Lilin Candi 2025 guna menciptakan situasi yang aman, tertib; dan kondusif selama masa libur akhir tahun.

Operasi pengamanan ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Sianipar, menyampaikan bahwa Operasi Lilin Candi 2025 bertujuan; untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Natal dan Tahun Baru, sekaligus mengatur kelancaran arus lalu lintas masyarakat; serta menjaga keamanan objek-objek vital kawasan wisata, termasuk Candi Borobudur.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 507 personel Polri dikerahkan dengan dukungan unsur TNI dari Kodim dan Subdenpom; Pemerintah Daerah melalui Satpol PP dan Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Pengaturan lalu lintas di kawasan wisata, khususnya Candi Borobudur, akan dilaksanakan secara situasional dan disertai rekayasa lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan,” kata Kombes Pol Herbin kepada media usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025 di Marga Utama Candi Borobudur, Jumat (19/12).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengamanan juga difokuskan pada tempat-tempat ibadah yang melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Seluruh gereja yang menyelenggarakan ibadah natal dan tahun baru akan mendapat pengamanan dengan penempatan dua hingga lima personel, menyesuaikan jumlah jemaat, serta dilakukan sterilisasi lokasi dua jam sebelum ibadah,” tambahnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, yang turut hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025, berharap sinergi lintas instansi dalam operasi ini mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Magelang maupun wisatawan yang berkunjung, khususnya di kawasan wisata Candi Borobudur.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Magelang, Kompol Nyi Ayu Fitria Rachma, menjelaskan bahwa Kabupaten Magelang merupakan jalur tengah sekaligus jalur alternatif Pulau Jawa. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan peningkatan volume kendaraan dari arah Yogyakarta, Semarang, dan Purworejo selama libur Natal dan Tahun Baru.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pihak kepolisian telah memetakan sejumlah titik rawan lalu lintas, salah satunya di wilayah Sambung Payaman yang kerap mengalami kepadatan akibat bottleneck di depan SPBU. Di lokasi tersebut disiapkan pengalihan arus melalui Menowo serta pemberlakuan larangan kendaraan sumbu tiga melintas Jembatan Kali Jambe.

“Selain itu, pengamanan dan pengaturan lalu lintas juga difokuskan di Simpang Artos, kawasan Muntilan, kawasan wisata Borobudur, serta Ketep Pass,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru dilakukan melalui rekayasa lalu lintas, penempatan personel di titik-titik strategis; serta kolaborasi lintas instansi dan relawan guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama masa libur akhir tahun.

Polresta Magelang memprediksi puncak arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan terjadi dalam dua gelombang; yakni arus mudik pertama mulai 20 Desember 2025, disusul puncak kedua menjelang pergantian tahun. Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi pada 3 hingga 4 Januari 2026. (bsn)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less