Pelajar Asal Tempuran Tewas Usai Terjun Bebas ke Sungai di Temanggung

BNews—TEMANGGUNG— Seorang pelajar berinisial AW meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di jembatan. Remaja berusia 17 itu terjun bebas bersama motor ke dasar sungai.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Ari Sugeng mengatakan, korban merupakan warga Dusun Tempuran RT3 RW5, Desa Klepu, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. ”Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di aliran sungai Belik bawah jembatan tidak jauh dari permukiman penduduk,” katanya, Jumat (5/3).

Ari menjelaskan, kronologi bermula ketika perangkat Desa Klepu, Parji, melihat ada sepeda motor dialiran sungai Belik dibawah jembatan pada Kamis, (4/3), sekitar pukul 07.00WIB. Saksi kemudian meneruskan perjalanan hingga ke balai desa untuk memberitahukan yang dilihat pada perangkat lain dan melapor ke Polsek Kranggan.

”Setelah menerima laporan, kepolisian dibantu TNI, BPBD dan relawan melakukan pencarian,” jelasnya.

Di tempat kejadian, korban ditemukan didasar sungai sudah meninggal dunia tidak jauh dari sepeda motor. Hasil identifikasi dari Unit INAFIS Polres Temanggung, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Meski begitu ada sejumlah luka di tubuh korban yang diduga akibat kecelakaan. Jasad korban kemudian  dibawa ke RSUD Temanggung untuk dilakukan Visum et Repertum.

”Korban sudah meninggal saat ditemukan. Dugaan ia mengalami kecelakaan tunggal yakni terjun ke sungai karena tidak bisa mengendalikan laju sepeda motor,” ungkapnya.

Ari menghimbau pada warga untuk berhati-hati saat berkendara sepeda motor yang diantaranya memperhatikan rambu lalu lintas. ”Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan mengenakan helm pengaman,” tegas Ari. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: