Pembangunan Jalur Kereta Api, Walikota Magelang : Jangan Ada Penggusuran

BNews—MAGELANG—Rencana pembangunan jalur kereta api Ambarawa-Magelang-Jogjakarta terus bergulir. Pemkot Magelang meminta pembangunan tidak menggusur kawasan pertokoan.

Hal itu diungkapkan oleh Walikota Magelang Sigit Widyonindito. Secara prinsip walikota mendukung program tersebut.

Menurutnya, program reaktivasi dan revitalisasi Jalur Kereta Api Jogjakarta-Magelang-Secang-Ambarawa telah masuk dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional. Program ini secara khusus termaktub dalam Keputusan Menteri Perhubungan KP 2128 Tahun 2018.

Namun, program reaktivasi ini berpotensi menggusur bangunan yang menempati jalur yang dulu sempat menjadi jalur kereta api pada zaman kolonial Hindia-Belanda.

“Kami berharap tidak  tidak menggusur toko-toko yang ada di sepanjang Jalan Ahmad Yani.

Saya ingin semua dapat maju dan berkembang,” jelasnya kemarin.

Kebijakan mengalihkan jalur kereta api ke Jalan Soekarno-Hatta, Wali Kota berharap perekonomian kawasan tersebut dapat tumbuh. “Pertimbangannya membuka daerah yang masih tertinggal sehingga diharapkan area yang kita buka itu jadi tinggi,” jelasnya.

Dia ingin rakyat Kota Magelang dapat merasakan manfaat seluas-luasnya dalam pembangunan ini. “Yang di sini kami perjuangkan di situ agar pergerakan ekonomi jadi tumbuh. Tadinya biasa-biasa saja jadi tumbuh,” jelasnya.

Selain itu, jalur ini akan terintegrasi dengan Terminal Tidar. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: