Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo, Kecamatan Kalasan Sleman Jadi Wilayah Pertama

Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo, Kecamatan Kalasan Sleman Jadi Wilayah Pertama

  • calendar_month Jum, 17 Jul 2020

BNews—YOGYAKARTA—Pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta akan dimulai pada minggu pertama bulan Agustus yang akan datang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno.

Krido mengungkapkan wilayah pertama pembebasan lahan dan penetapan patok adalah di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Sementara proses pemasangan patok itu dilakukan secara bertahap dari arah Timur kemudian ke Barat.

“Sudah diinfokan ke masyarakat kalau minggu pertama bulan Agustus akan dimulai pemasangan patok di wilayah Kalasan, Sleman,” ungkapnya, Jumat (17/7/2020). Dikutip dari Tribun

Proses pemasangan patok, kata Krido, nantinya akan dilakukan antara tim appraisal yang disaksikan langsung oleh pemilik tanah. Selanjutnya, petugas akan memasukkan data-data luas lahan dan penentuan harga serta pembayaran pembebasan lahan.

”Menyesuaikan data appraisal nanti. Mereka yang menentukan harga berdasarkan data yang didapat,” imbuhnya.

Setelah dilakukan pemasangan patok, lanjut Krido, tahapan selanjutnya adalah inventarisir dari tim appraisal. ”Setelah itu akan ketahuan berapa nilai pembebasan masing-masing bidang,” imbuhnya.

Dia menjelaskan total anggaran untuk keperluan pembebasan lahan yang masuk ke dalam administrasi wilayah DIY mencapai Rp4 triliun. Sedangkan untuk penentuan uang ganti rugi, secara teknis mengikuti tim appraisal dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) namun, ada kemungkinan lahan yang dijadikan sebagai exit tol akan jauh lebih tinggi ganti ruginya.

”Termasuk itu biasanya kan mengikuti fungsinya. Pihak appraisal yang paham nantinya,” jelasnya.

Diketahui bahwa panjang ruas tol yang akan dibangun untuk jalur Solo-Yogyakarta mencapai 22,36 Kilometer. Panjang ruas itu melewati 14 desa dan enam Kecamatan di Kabupaten Sleman.

”Masih sama, tidak ada perubahan dari tim Satgas Kementerian PUPR kemarin,” pungkasnya. (*/mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less