Pemkot Yogya Seret 12 Hotel ke Pengadilan

BNews-YOGYAKARTA– Pemerintah Kota Yogyakarta akhirnya membawa kasus dugaan pelanggaran ijin gangguan (HO) yang dilakukan oleh 14 hotel ke Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta. Keputusan langkah hukum ini dilakukan setelah sebelumnya sempat melakukan klasifikasi.
       “Sebelumnya ada 14 hotel yang kita minta klasifikasi, dan yang buktinya mengarah ke pelanggaran ada 12 hotel. Dan itu kita laporkan,” kata Kepala Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta, Nurwidihartana.
       Menurutnya, sejumlah hotel itu,  terindikasi melakukan pelanggaran perda no 22 tahun 2005 tersebut. “Dua hotel lain tidak terbukti karena satu telah memiliki izin HO dan satu lagi belum beroperasi,” katanya.
          Laporan itu sendiri, kata dia sudah dikirim ke PN Yogyakarta. Saat ini, pihaknya sedang menunggu jadwal sidang.
       Untuk diketahui, sebelum ini Dintib juga mengajukan sedikitnya 6 hotel pelanggar Perda ke PN Yogyakarta. Dari hasil persidangan, sanksi yang diberikan atas pelanggaran tersebut bervariasi antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.
       Anggota  Forum Pakta Integritas (Forpi) Kota Yogyakarta Baharuddin Kamba mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk mau terbuka terkait proses hukum hotel-hotel pelanggar Perda ini. “Jangan sampai proses hukum mandeg di tengah jalan, jadi harus transpparan dan penuh pengawasan,” katanya. (ie)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: