Pengajian Harlah NU di Jogja yang Hadirkan Gus Muwafiq Ditolak Pemuda Muhamamdiyah

BNews—JOGJA— Rencana kegiatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) di Masjid Kauman Jogjakarta 5 Maret besok mendapatkan penolakan. Kegiatan yang menghadirkan Gus Muwafiq itu diminta untuk dipindah ke tempat lain.

Pantuan di sejumlah titik di dekat Masjid Gedhe Kauman sejumlah spanduk penolakan telah terpasang. Beberapa spanduk yang dipasang menolak adanya pengajian oleh Gus Muwafiq.

“Agar perayaan harlah berjalan kondusif, selayaknya [perayaan harlah] diselenggarakan di tempat yang tidak menimbulkan kontroversi,” kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Jogja Sholahuddin Zuhri  dalam surat keberatan yang disampaikan ke Polda DIY.

Sehingga peringatan Harlah NU ke 94 itu diminta untuk tidak diselenggarakan di Kauman. Surat itu telah dikirimkan ke Polda DIY, kemudian ditembukan ke kepolisian dan jajaran. Juga PC NU Jogjakarta Takmir Masjid Gedhe Kauman dan media massa.

Sekretaris PCNU Kota Jogja Abdul Suud mengatakan pengajian yang akan dihelat pada Jumat (5/3/2020) mendatang dengan menghadirkan Gus Muwafiq itu terbuka untuk umum dan diperkirakan dihadiri 1.000-2.000 orang.

Suud mengaku sudah mendapat izin penyelenggaraan pengajian dari kepolisian maupun Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat selaku pemilik Masjid Kauman atau Masjid Gedhe Kauman. PCNU juga sudah berkomunikasi dengan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Jogja. (her/wan)

Loading...
Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: