Pesepeda Asal Magelang Tewas Tabrak Pohon di Jogja, Begini Kronologinya

BNews—JOGJAKARTA— Seorang pegowes atau pesepeda ayun meninggal dunia setelah sepeda yang ditumpanginya menghantam sebuah pohon yang berada di tepi jalan. Pegowes tersebut menghantam pohon diduga karena rem blong.

Kanit Laka Lantas Polres Bantul, Iptu Mariana menuturkan peristiwa kecelakaan maut tersebut terjadi di ruas Jalan Imogiri Mangunan tepatnya di padukuhan cempluk Kelurahan Kapanewon Dlingo. Kecelakaan tersebut terjadi Minggu, (17/10) pukul 11.00WIB.

”Korban adalah arsitek asal Magelang,” ujar Maryana.

Maryana mengungkapkan kecelakaan tersebut bermula ketika korban, Ifan Rismanto, 48, baru saja pulang dari olahraga di kawasan wisata hutan Pinus Mangunan. Lelaki ini memilih ruas jalan Imogiri Mangunan karena kondisinya yang cukup mulus.

Warga Banyuurip, Tegalrejo, Kabupaten Magelang ini melaju di ruas jalan yang menurun tajam. Sesampai di lokasi kejadian tepatnya di padukuhan cempluk Kelurahan Mangunan korban tak bisa menguasai kendaraannya.

”Dari atas kecepatannya cukup tinggi,” papar dia.

Tepat di lokasi kejadian yaitu Bukit Bego perbatasan Kapanewon Dlingo dengan Imogiri, laju sepeda korban tak terkendali. Saat belok ke kiri karena korban tidak mampu menguasai sepedanya, korban kemudian melambung ke kanan.

Sepeda ayun korban melaju tak terkendali dan menghantam pohon Ingas di sisi jalan. Korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala meskipun mengenakan helm sepeda. Karena lukanya tersebut, korban kemudian meninggal dunia di tempat.

”Jenazah kami evakuasi ke RSUD Panembahan Senopati,” jelasnya.

Peristiwa kecelakaan di ruas jalan Imogiri Mangunan yang merenggut korban jiwa Bukan Pertama kali terjadi. Ruas jalan ini termasuk cukup ekstrem dan sangat rawan kecelakaan. Turunan yang cukup tajam serta panjang mengakibatkan kendaraan rawan rem blong.

Oleh karenanya pihaknya menghimbau kepada semua pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kehati-hatian nya. Bagi pecinta sepeda rute ini memang cukup menantang namun mereka harus memastikan kendaraannya dalam kondisi yang prima.

”Pastikan kondisi sepeda sangat bagus. Jangan sampai seperti kecelakaan ini, sepedanya patah jadi dua,” tambahnya. (ifa/han)

Sumber: Kumparan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: