Piala Mempora 2021, Stadion Maguwoharjo Sleman Siap Menyambutnya

BNews–JOGJA– Pelaksanaan Piala Mempora dalam ajang sepak bola Indonesia, veneu terdekat yakni di Stadio Maguwoharjo Sleman Yogyakarta. Namun masih ada beberapa hal yang harus dimatangkan untuk menyesuaikan dengan ketentuan Organizing Committee (OC) turnamen.;

“Semua sudah kami siapkan. Saat ini tinggal pematangan beberapa hal yang menyesuaikan ketentuan dari OC,” kata Ketua LOC Sleman Tri Mulyanta dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Kamis.

Piala Menpora 2021 merupakan turnamen pramusim yang diikuti klub Liga 1 Indonesia kecuali Persipura Jayapura. Selain Maguwoharjo, ada tiga tempat lagi yang menjadi tuan rumah yaitu Solo, Bandung dan Malang.

Untuk Stadion Maguwoharjo menjadi tuan rumah Grup D yang diisi empat tim yaitu Persita Tangerang, Persib Bandung, Persiraja Banda Aceh, dan Bali United. Sebelumnya OC Piala Menpora 2021 meninjau Stadion Maguwoharjo Sleman, untuk mengecek kesiapan pelaksanaan turnamen Piala Menpora.

“Kami harus mengecek secara langsung kondisi stadion. Kami harus meyakini bahwa Stadion Maguwoharjo sudah dalam kondisi yang siap pada saat digelarnya turnamen nanti,” kata Ketua OC Piala Menpora 2021 Akhmad Hadian Lukita.

Lukita menjelaskan kegiatan yang dilakukan Rabu (10/3) itu dilakukan untuk melihat kondisi stadion, sekaligus koordinasi dengan Local Organizing Committee (LOC).

“Lain itu, kami juga berdiskusi dengan LOC perihal kesiapan mereka secara keseluruhan. Bagaimana pun pelaksanaan pertandingan kali ini akan berbeda dengan sebelumnya,” ungkapnya.

Wakil Ketua OC Piala Menpora 2021 Sudjarno menjelaskan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kondisi stadion yang menjadi markas PSS Sleman tersebut secara detail.

Mulai dari kerataan rumput lapangan, kondisi ruang ganti pemain, ruang wasit, ruang untuk tim broadcast, hingga tribun media dan VVIP.

“Ada beberapa detail yang memang harus dipersiapkan secara matang karena akan berbeda dengan pelaksanaan pertandingan sebelumnya, seperti penempatan signage atau penunjuk arah kemudian tanda atau petunjuk yang terkait dengan protokol kesehatan,” jelas Sudjarno. (*/Dek)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: