Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Polda Bali Ungkap Kasus Pemerasan WNA Lithuania, Libatkan Oknum Imigrasi Bali Asal Magelang

Polda Bali Ungkap Kasus Pemerasan WNA Lithuania, Libatkan Oknum Imigrasi Bali Asal Magelang

  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025

BNews-NASIONAL – Kasus pemerasan dan penganiayaan terhadap seorang warga negara Lithuania, Roman Smeliov (42), diungkap Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Denpasar, Kepala Polda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya; menyampaikan bahwa peristiwa tersebut melibatkan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia dan dua warga Indonesia, termasuk seorang oknum pegawai Imigrasi Bali asal Magelang.

Dua pelaku utama dalam kasus ini adalah Iurii Vithcenko (30) dan Ilia Shkutov (32), WNA Rusia yang melancarkan aksinya dengan bantuan dua WNI.

Salah satunya adalah Yopita Barinda Putri (24), warga asal Magelang yang diketahui sebagai pegawai Imigrasi Bali, serta Ernest Ezmail (24), warga Jakarta. Kedua oknum ini diduga bersekongkol dengan pelaku asing saat membawa korban ke Kantor Imigrasi.

“Modus operandinya, mereka melakukan pemerasan dengan penculikan serta mengancam akan membawa korban ke Kantor Imigrasi dan mendeportasi,” ujar Irjen Daniel dalam keterangannya.

Meski begitu, Daniel tidak menyebutkan secara rinci jabatan maupun tempat kerja pasti kedua oknum pegawai Imigrasi tersebut.

Kejadian berlangsung pada 10 Juli 2025 sekitar pukul 23.30 WITA, di Perumahan Sakura 1 Blok E No. 10, Jimbaran, Kabupaten Badung. Di lokasi tersebut, korban mengalami tindak kekerasan yang brutal. Ia dijerat lehernya dengan lakban dan dipukul di bagian hidung oleh kedua WNA tersebut hingga mengalami pendarahan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Pemukulan dihentikan setelah para pelaku menyadari bahwa korban bukan target utama mereka.

Dalam pengakuannya, Daniel menyebut bahwa korban didatangi oleh dua pria dan satu wanita yang mengenakan seragam Imigrasi. Mereka memaksa korban membuka ponsel, menyerahkan data pribadi, dan memfoto paspornya.

Tak berhenti disitu, korban juga …. KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less