Rekonstruksi Pembakaran Janda Cantik di Jogja Ricuh, Anaknya Pukul Tersangka

BNews—JOGJAKARTA—Polisi akhirnya menggelar rekonstruksi kasus pembakaran yang menewaskan janda cantik, Catur Arminingsih, 54. Reka ulang yang memperagakan 25 adegan tersebut sempat diwarnai keributan.

Pelaksanaan rekonstruksi dilakukan di ruas jalan Dusun Tawang oleh Polres Kulonprogo dan Polsek Nanggulan, Rabu (11/11). Mulai dari agedan tersangka ATP, 51, mwnyiramkan bahan bakar ke tubuh janda hingga menyulutkan api.

Keributan bermula ketika anak korban yang datang ke lokasi tiba-tiba tidak bisa menahan emosi hingga langsung memukul tersangka. Selain itu, jalannya rekonstruksi juga diwarnai teriakan sumpah serapah dari warga setempat.

Kronologi bermula ketika ATP yang baru sampai lokasi tiba-tiba diserang anak korban berinisial A. Sebuah bogem mentah melayang di wajah warga Dusun Sentolo Lor, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo saat hendak memasuki lokasi rekonstruksi.

”Saya cuma mau balas dendam. Ibu saya meninggal dan sekarang saya hidup sendiri,” teriak A.

Petugas dengan sigap membawa A menjauh dari lokasi rekonstruksi. Setelahnya, rekonstruksi langsung dimulai dan berjalan lancar meski diwarnai teriakan ibu-ibu warga setempat.

Kasat Reskrim Polres Kulonprogo AKP Munarso menyampaikan, ada 25 adegan yang diperagakan tersangka dalam rekonstruksi tersebut. Reka ulang kejadian juga masih akan dilakukan di beberapa lokasi lain. Tujuannya untuk menambah unsur-unsur tindak pidana dari kasus pembakaran tersebut.

Loading...
Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

”Dalam kasus ini, ada kemungkinan tersangka telah merencanakan aksinya,” ungkap Munarso.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kulonprogo Rini Tyas Utami menjelaskan, pelaksanaan rekonstruksi akan mengungkap fakta-fakta di lapangan demi mendukung pasal yang disangkakan kepada ATP. Apakah mengarah pada pembunuhan berencana atau tidak.

”Saat ini, pasal yang akan dikenakan kepada tersangka adalah pasal 340 KUHP, 338 KUHP dan 351 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup,” jelasnya.

Pacar Cemburu, Janda Cantik Dibakar Hidup-hidup Hingga Tewas

Diberitakan sebelumnya, seorang janda cantik warga Tawang Banyuroto Nanggulan ditemukan tewas dengan luka bakar serius di kepala pada 5 September dan meninggal 17 Oktober 2020 di rumah sakit. Keduanya diketahui sudah menjalin hubungan spesial selama empat tahun terakhir.

Saat dimintai keterangan di Mapolres Kulonprogo pekan lalu, ATP mengaku nekat membakar kekasihnya karena korban menolak menikah dengannya. Karena jengkel, pelaku membakar pacarnya dan kabur hingga menjadi buronan polisi. ATP berhasil ditangkap 29 Oktober saat berada di lingkungan Pasar Cikli Kokap. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: