RESMI!!! Pembangunan Bedungan Pasuruhan Tidak Dilanjutkan

BNews—MERTOYUDAN—Pembangunan Bendungan Pasuruhan Mertoyudan secara resmi tidak dilanjutkan. Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) menyatakan proyek yang sudah menelan anggaran Rp 1,2 miliar itu tidak dilanjutkan.

“Sejauh ini belum dilanjutkan. Atau belum ada langkah-langkah berikutnya untuk melanjutkan pembangunan,” kata Gunawan, pejabat BBWSSO, kemarin.

Advertisements


Menurutnya, pembangunan tersebut masih banyak proses teknis dan koordinasi yang harus dielesaikan. “Masih banyak sekali,” kata dia.


Sebelumnya diberitakan rencana Pembangunan Bendungan Pasuruhan ini telah menelan anggaran Rp 1,2 miliar untuk penyusunan analis dampak lingkungan (amdal). 

Penyusunan amdal ini sendiri sudah selesai dilakukan sejak 2018 lalu oleh Abad Dua Satu Konsultan Teknik dengan nilai kontrak Rp 1,2 miliar. Dokumen amdal saat ini diserahkan ke Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak selaku pemegang kebijakan pembangunan Bendungan Pasuruhan.

Amdal sendiri merupakan suatu kajian mengenai dampak positif dan negatif dari suatu rencana kegiatan/proyek. Hasilnya dipakai pemerintah dalam memutuskan apakah suatu kegiatan/proyek Iayak atau tidak Iayak Iingkungan.

Penelusuran borobudurnews dalam sejumlah dokumen pengadaan di kementrian belum ditemukan rencana lanjutan pembangunan bendungan pasuruan ini. Namun, dalam dokumen rencana kerja pemerintah di Jawa Tengah, dokumen pembangunan bendungan pasuruan muncul.

Namun, pembangunan ini, masuk ke dalam prioritas ketiga. Sehingga, bisa dilaksanakan setelah prioritas lain yang lebih utama dilakukan. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: